MyBlog

Fresnel – Fisikawan

Posted by haryvedca on June 24, 2010

Orangtua Augustin Fresnel adalah Jacques fresnel dan Augustine Merimee Jacques.
Fresnel adalah seorang arsitek yang proyek-proyeknya adalah membangun gedung-gedung besar untuk perkantoran. Pada tahun 1785, dia diperkerjakan oleh Victor-Francois de Broglie, seorang bangsawan dan marsekal Perancis di bawah pimpinan Louis XV dan Louis XVI, untuk mengerjakan renovasi besar di chateau nya. Dia bertemu dengan Augustine Merimee, putri dari penjaga rumah Broglie dan mereka menikah. Augustin lahir ketika Jacques Fresnel masih bekerja di proyek rumah Broglie. Setelah pekerjaannya selesai, mereka pindah ke Cherbourg, dan Jacques bekerja di pembangunan pelabuhan. Augustin dididik dalam pendidikan Jansenists. Augistine dan Jacques adalah pengikut Cornelius Otto Jansen (1585-1638)yang memimpin

Pada tahun 1823 Fresnel dipilih untuk menjadi anggota Academie des Sciences. Dia juga dipilih oleh Royal Society of London dan menerima Medali Rumford pada tahun 1827.

reformasi Katolik Roma.

Reformasi Perancis berawal dari diserangnya bastille pada tanggal 14 Juli 1789, ketika Augustin berumur 1 tahun.Pada tahun 1794, ketika Augustin berusia 6 tahun, situasi politik di Perancis sangat sulit hingga proyek pembangunan pelabuhan di Cherbourg dihentikan. Keluarga Fresnel pindah ke Mathieu, desa di utara Caen. Pendidikan anak-anak Fresnel didapatkan dari ajaran orangtua nya sendiri. Pada usia 12 tahun, Fresnel belajar di Ecole Centrale di Caen. Di sinilah dia pertama kali diperkenalkan pada sains, dan mulai menunjukkan rasa tertarik terhadap Matematika. Ada rasa keraguan pada diri Fresnel ketika akhirnya dia menetapkan masa depannya pada ilmu tekhnik, sehingga dia masuk ke Ecle Polytechnique di Paris pada tahun 1804. Setelah 2 tahun belajar di Ecole des Ponts et Chaussees, menyelesaikan 3 tahun kursus agar dapat terkualifikasi sebagai insinyur sipil, dia diperkerjakan oleh Corps des Ponts et Chaussee yang mengirimnya ke Vendee. Pada tahun 1804, Napoleon mendirikan kota militer dan administrasi, La Roche-sur-Yon, di pusat Vendee. Fresnel diperkerjakan untuk membangun jalan untuk menghubungkan kota ini ke daerah-daerah lain di Vendee.

Pekerjaan besar lainnya, adalah membangun jalan besar yang menghubungkan Perancis ke Spanyol melalui utara Itali. Fresnel mulai bekerja dari tahun 1812, dimana dia ditempatkan di Nyon tapi tetap sempat melakukan penelitian ilmiahnya di waktu luang. Topik yang menarik Fresnel adalah mengenai cahaya.. Pada tanggal 1Maret 1815, Napoleon yang telah diasingkan ke Alba, mendarat di Cannes bersama tentaranya. Fresnel kecewa atas kejadian ini dan mninggalkan pekerjaannya dan ditawarkan untuk ikut berperang membela raja melawan Napoleon. Pada tanggal 20 Maret banyak pasukan yang telah bergabung dengan Napoleon, dan hal ini menyulitkan Fresnel sehingga dia kehilangan tugasnya dan diawasi polisi. Fresnel kembali ke rumahnya di Mathieu. Keadaan ini memberikan Fresnel waktu luang dan membuatnya dapat berkonsentrasi dlaam penelitiannya tentang cahaya. Penelitiannya ini meyakinkannya akan kebenaran tentang teori gelombnag cahaya, yang saat itu tidak dianggap. Setelah Napoleon dikalahkan di Waterloo, Fresnel dipekerjakan kembali, ini membuatnya memiliki waktu sedikit lagi untuk mengerjakan penelitiannya. Fresnel dipindahkan ke Rennes tapi akhirnya meminta untuk pergi agar dapat pergi ke Paris untuk meneruskan penelitiannya.

Dengan mengikutsertakan analisis metematika, Fresnel menyingkirkan bnayak keraguan tentang teori gelombang cahaya. Banyak hasil kerjanya di ambil alih oleh ilmuwan lainnya, bahwa dia tidak tahu bahwa teori gelombang telah dipublikasikan oleh Huygens, Euler, dan Young. Fresnel membuat terobosan dengan menempelkan kertas hitam ke ujung difraktor dan mengamati bahwa warna terang di antara bayangan hilang. Dia menemukan bahwa warna terang ini ini berasal dari cahaya yang timbul dari kedua ujung difraktor, tetapi karena warna terang tetap muncul di bagian luar bayangan , dia menyimpulkan bahwa hasil itu dari kedua cahaya yang hanya berasal dari kedua ujung difraktor.

Fresnel mampu mengkalkulasikan formula yang dapat memberikan posisi terang dan gelap garis berdasarkan fase getaran dan di luar fase getaran. Dia menerbitkan korang pertamanya pada Oktober 1815 yang berisi tentang teori gelombang cahaya nya dan berusaha untuk pertama kalinya untuk menjelaskan fenomena difrasi. Dia kemudia menggunakan formula matematika yang sama untuk mengerjakan eksperimen difraksi nya untuk memberikan hasil teoretik tentang pola campuran dari memberi sinar melalui 2 cermin. Dia akhirnya mengumumkan investigasi yang sama seperti Thomas Young pada tahun 1797-1799 di Cambridge, mengenai teori yang berdasarkan formula matematika. Dia menetapkan ide [1]
…gelombang dasar di setiap titik sepanjang busar dari gelombang depan yang melewati difraktor dan akhirnya saling bergabung. Masalahnya adalah untuk menentukan resultan getaran yang dihasilkan oleh semua gelombang yang dapat mencapai setiap titik di belakang difraktor. Kesulitan Matematikanya lebih besar dan solusi nya adalah untuk memerlukan banyak bulan untuk usaha.

Fresnel pertama kali menerbitkan hasil sementaranya pada Juli 1816 dan meminta pembacanya untuk bersabar saat dia mengerjakan eksperimen matematika nya. Setelah melakukan penelitian tentang polarisasi cahaya selama tahun 1817, mengenai keterangan dampak dari refleksi pada cahaya yang dipolarisasi, dia kembali ke teori difraksi nya ketika Academie des Sciences mengumumkan bahwa Grand Prix tahun 1819 akan dianugerahkan kepada yang melakukan kerja terbaik pada difraksi. Ini adalah tantangan besar bagi Fresnel untuk menghasilkan hasil kerja revolusioner sebelum orang lain dan sangat percaya diri terhadap terhadap teorinya sejak dedikasi matematika nya dari 1 hipotesis sederhana yang membimbing ke hasil yang telah diverivikasi yang memberikan hasil akurat tentang teori dan bukti eksperimental. Dia menyelesaikan kerja matematikanya sebelum waktu batas dan ini membuatnya memiliki kesempatan untuk menghitung intensitas cahaya di setiap titik di belakan difraktor dengan menggunakan integral yang dikenal dengan nama Integral Fresnel.
Pada tahun 1819, komite Grand Prix Academie des Sciences, dimana Arago sebagai ketua, juga Poisson, Biot, dan Laplace, bertemu untuk memikirkan hasil kerja Fresnel. Poisson terkesima dengan model matematika yang Fresnel hasilkan dan sukses dalam penghitungan integral untuk menemukan akibat dari teori yang telah Fresnel simpulkan. Poisson mengatakan :
Biarkan cahaya parallel mengenai disket tidak tembus cahaya, akan dikelilingi suatu kepungan transparan. Disket ini akan menghasilkan bayangan, tapi di tepat tengah bayangan akan menjadi terang. Tapi tidak ada daerah delap dimana-mana sepanjang bagian tengah disket.

Ini adalah prediksi yang sangat baik, namun Arago meminta prediksi Poisson yang berdasarkan model matematika Fresnel diujikan . Tetapi sesungguhnya titik terang tetap terlihat di tengah-tengah seperti prediksi teori Fresnel.grand prix akhirnya dianugerahkan kepada Fresnel dan hasil kerjanya adalah argumen kuat untuk teori gelomang cahaya. Bagaimanapun juga, polarisasi cahaya yang dihasilkan oleh refleksi tetap menghasilkan argumen kuat tentang teori corpuscular, dimana tidak pernah ada teori gelombang cahaya yang pernah dibuat. Fresnel dan Arago sangat percaya bahwa mereka dapat menjelaskan efek ini dengan teori Fresnel. Seyelah bereksperimen lebih jauh lagi tentang polarisasi, Fresnel menemukan hal yang dikenal dengan Polarisasi sirkuler cahaya. Tidak ada hipotesis untuk menunjukan bukti yang didapat selain bahwa cahaya adalah garis melintang dari gelombang. Pada tahun 1821 Fresnel menerbitkan tulisan yang menyatakan bahwa cahaya adalah garis melintang dari gelombang.

Walaupun Fresnel telah membuat banyak mengubah teori gelombang cahaya, pernyataannya tentang cahaya adalah garis melintang dari gelombang, adalah suatu langkah yang sangat besar. Bahkan Arago awalnya memberi pendapat yang berbeda, namun Fresnel bertahan dan akhirnya menunjukkan bahwa pembiasan ganda dapat dihasilkan dari garis melintang gelombang.

Pada tahun 1823 Fresnel dipilih untuk menjadi anggota Academie des Sciences. Dia juga dipilih oleh Royal Society of London dan menerima Medali Rumford pada tahun 1827.

Fresnel meninggal karena penyakit TBC pada tahun 1827 di usianya yang ke 39. Dia telah berjuang selama hidupnya melawan kesehatannya yang buruk, dan itu sangat hebat karena dia bekerja dengan sangat keras, sedangkan dia menderita kelelahan yang amat sangat. Mungkin itu juga didukung oleh kehidupan spritualnya yang dididik oleh orangtuanya yang memberinya kekuatan untuk melawan penyakitnya untuk waktu yang sangat lama.[1]

[1] J.J.Connor, E.F.Robertson, Augustin Jean Frasnel
• Alamat atau URL Sumber :

http://www-history.mcs.st-andrews.ac.uk/Mathematicians/Fresnel.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: