MyBlog

Archive for July 2nd, 2010

9 Tipe Kepribadian Entrepreneur

Posted by haryvedca on July 2, 2010

Yang tak kalah menariknya untuk kami bagi adalah mengetahui
tipe-tipe kepribadian pebisnis, agar kita bisa tahu apa yang
kita butuhkan untuk sukses. Apakah Anda memiliki tipe yang
sama dengan Bill Gates yang visioner atau improver seperti Anita
Roddick, pendiri Body Shop? Baca saja, tipe-tipe kepribadian
seorang pebisnis di bawah ini.

9 Tipe Kepribadian Entrepreneur —
Yang Manakah Tipe Kepribadian Anda?

1. The Improver.

Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis
dengan menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki.
Anda menggunakan perusahaan Anda untuk memperbaiki dunia.
|Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis.
Mereka juga memiliki intergritas dan etika yang tinggi.

Personality Alert: Waspadai sifat Anda yang cenderung
menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan
dan pelanggan Anda. Contoh Entrepreneur: Anita Roddick,
pendiri The Body Shop.

2. The Advisor.

Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan
bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya.
Motto dari advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita
harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka.

Personality Alert: Seorang advisor bisa jadi terlalu fokus
pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga
cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan
bisa-bisa malah cape hati sendiri. Contoh Entrepreneur:
John W. Nordstrom, pendiri Nordstorm.

3. The Superstar.

Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi
tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian
seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal
brand mereka sendiri.

Personality Alert: Pebisnis dengan tipe ini bisa menjadi
terlalu kompetitif dan workaholics.

Contoh Entrepreneur: Donald Trump, CEO Trump Hotels &
Casino Resorts.

4. The Artist.

Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri
tapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering
kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti
pada perusahaan agen periklanan, web design, dll.

Personality Alert: Pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu
sensitif terhadap respon pelanggan Anda, walaupun kritik
dari mereka bersifat membangun.

Contoh Entrepreneur: Scott Adams, pendiri dan penggagas
Dilbert.

Read the rest of this entry »

Posted in Motivasi | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Arti Cinta Bagi CEO Apple Inc.

Posted by haryvedca on July 2, 2010

Karena semakin Anda mencintai bisnis atau pekerjaan yang
Anda jalani, semakin Anda menemukan arti hidup sesungguhnya.

Seperti juga kecintaan Steve Jobs, CEO Apple Inc. dan
Pixar Animation Studios terhadap pekerjaan dan bisnisnya.
Walau sempat dipecat dari perusahaan yang didirikannya
sendiri, tak ada kata menyerah dari Steve Jobs.

Steve Jobs adalah satu dari sekian nama entrepreneur sukses
yang dropped out dari universitas, selain Bill Gates dari
MicroSoft Inc. dan Michael Dell dari Dell Computer Corp. Ia
memutuskan keluar dari Reed College karena kasihan pada
orang tua angkatnya yang harus membiayai pendidikannya yang
mahal.

Di usia 20 tahunan, ia dan Steven Wozniak membangun cikal
bakal komputer Macintosh di garasi rumah orang tuanya. Di
tahun 1976, mereka berhasil mempopulerkan konsep personal
computer pada dunia. Dan dalam 10 tahun, dua sekawan ini
berhasil membangun Apple menjadi perusahaan beraset 2
miliar dollar dan memiliki lebih dari 4.000 karyawan.

Tetapi di saat ia berumur 30 tahun, Jobs harus menerima
kenyataan pahit. Ia dipecat oleh Board of Director dari
perusahaan yang didirikannya, karena kegagalan visinya dan
kejatuhan Apple di kala itu.

Ketika itu Jobs merasa hancur, malu, impiannya hilang dan
tidak mampu melakukan apa-apa selama berbulan-bulan. Sampai
kemudian ia bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce, ia
pun mencoba memaafkan kesalahan-kesalahan yang pernah
diperbuatnya.

Tapi ada satu yang tak berubah, walaupun ia pernah ditolak,
Jobs masih mencintai, bahkan sangat mencintai apa yang
dikerjakannya. Maka ia pun berusaha untuk bangkit, memulai
segala sesuatunya dari awal lagi.

Lima tahun kemudian, Jobs mendirikan perusahaan Pixar
Animation Studios yang membuat film animasi komputer
pertama di dunia -Toy Story- dan berhasil memenangkan
penghargaan Oscar sebagai film animasi terbaik. Dan tak
lama kemudian ia bertemu dan jatuh cinta dengan perempuan
yang kini menjadi istrinya.

Beberapa waktu kemudian, Apple membeli Pixar dan Jobs pun
kembali menduduki jabatannya di perusahaan yang dulu ia
dirikan. Sedangkan teknologi yang ia bangun di Pixar
menjadi jantung kebangkitan Apple di masa kini.

Apple menjadi pemimpin inovasi dalam industri dekstop dan
notebook, operating system, musik digital dengan perangkat
iPod dan iTunes, toko musik online-.

Sedangkan Pixar menjadi penghasil film-film animasi box office
dan pemenang Oscar, seperti Toy Story, A Bug’s Life,
Monsters Inc., Finding Nemo dan The Incredibles.

Kini Steve Jobs bisa berkata bahwa pernah dipecat dari
Apple adalah hal terbaik yang pernah terjadi pada dirinya.
Ibarat meminum sebuah pil pahit. Tetapi apa yang membuat
Jobs bangkit dan terus maju adalah keyakinan dan
kecintaannya pada apa yang ia kerjakan. Karena bagi Jobs,
itu adalah satu-satunya cara mendapatkan hasil pekerjaan
yang terbaik.

Dan jika sampai sekarang Anda belum juga mengetahui
pekerjaan apa yang Anda cintai. Teruslah mencari, sampai
hati Anda merasakannya bahwa Anda telah menemukannya.

Dan jika Anda telah menemukan bisnis yang Anda cari,
cara yang terbaik untuk memasarkannya adalah melalui internet.
Karena pasarnya bisa menjangkau seluruh dunia dan melalui
sistem otomatisasinya, membuat pekerjaan Anda menjadi lebih
ringan. Dan yang terpenting, apapun bisnis Anda yang hendak
ditekuni, semuanya bisa dipasarkan melalui internet.

Posted in Motivasi | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Mengenal Produk Peternakan Bermerk

Posted by haryvedca on July 2, 2010

Pakaian bermerk (branded)? Itu merupakan hal biasa. Bagaimana dengan produk peternakan bermerk, adakah? Beberapa tahun yang lalu, fokus bidang peternakan masih lebih mengejar pencapaian produktifitas atau kuantitas yang tinggi. Produk peternakan berupa daging, telur dan susu merupakan pangan sumber protein hewani. Tidak dipungkiri, produk peternakan yang berlimpah diharapkan dapat meningkatkan taraf konsumsi masyarakat terhadap protein hewani.
Seiring kemajuan teknologi, perkembangan peternakan saat ini mengalami perubahan. Kesadaran masyarakat akan perilaku hidup sehat, terutama kalangan menengah ke atas, membuka peluang baru untuk pemasaran produk peternakan. Adanya kesadaran bahwa hidup sehat itu sangat berharga sedikit menggeser perilaku konsumsi sebagian masyarakat. Kualitas produk menjadi pertimbangan utama dalam memilih pangan konsumsi.
Perkembangan ini memunculkan inovasi baru dalam pemasaran produk peternakan untuk lepas dari persepsi komoditas biasa-biasa saja. Dulu, produk peternakan agak dijauhi, oleh kalangan tertentu karena dicap sebagai sumber kolesterol. Saat ini, cukup banyak peternakan yang berusaha melakukan inovasi. Di pasaran, bukan hanya di dunia internasional, tapi juga di Indonesia, muncul beberapa macam produk peternakan yang ’sedikit berbeda’, berkualitas, bermerk dan bergengsi. Sedikit kekurangannya, yaitu harganya bervariasi dari yang sedang, mahal sampai sangat mahal! Tentu saja, harganya akan berbeda dengan produk reguler. Menurut beberapa sumber, bisnis di bidang ini cukup menguntungkan, meskipun konsumennya kalangan tertentu. Diperlukan manajemen produksi yang tepat dan strategi marketing yang benar. Tulisan ini tidak akan menyoroti hal itu lebih jauh, namun lebih ke arah pengenalan. Marilah mengenal produk peternakan bermerk sebagai suatu sumber kekuatan produk peternakan di masa kini. Produk-produk ini akan mampu bertahan dan berumur panjang, seandainya tidak sekedar menjual merk dan mampu mempertahankan kepercayaan konsumen. Seperti produk peternakan lainnya, produk peternakan ini pun rawan pemalsuan, apalagi melihat harganya yang menggiurkan, konsumen perlu mengenalnya dengan jeli. Dari sisi produsen diperlukan komimen kuat dalam menjaga etika penjualan, tidak membohongi konsumen. Hasil pengujian dari peneliti independen akan sangat membantu memperkuat keberadaan produk.
Telur-telur Berkhasiat
Telur Omega 3
Read the rest of this entry »

Posted in pertanian | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »