MyBlog

Modul 2 – Kewirausahaan – ILO

Posted by haryvedca on July 29, 2010

MODUL 2: Topik 2
Mengidentifikasi Potensi

Kewirausahaan

Semakin banyak pegawai merasa tidak puas menjadi pekerja yang digaji. Alasan itu terutama

karena:

1. Mereka tidak suka diperintah atau mengikuti perintah

2. Kemampuan mereka tidak diakui

3. Gaji sudah ditentukan

4. Tanggung jawab mereka terbatas

5. Sulit untuk merealisasikan ide mereka sendiri

6. Mereka tidak suka tergantung pada majikannya

Pegawai yang tidak puas mungkin akan mencari kesempatan baru untuk menjadi Pengusaha.

Mereka cenderung membuka bisnis sendiri untuk berbagai alasan:

1. Kemandirian – mereka ingin menjadi bos atas bisnis mereka sendiri

2. Adanya kebutuhan yang mendesak

3. Ingin menambah penghasilan

4. Ingin mengembangkan usaha untuk masa depan anak-anak mereka

5. Ingin menghasilkan lebih banyak uang daripada yang mereka terima sebagai pegawai

6. Kesempatan untuk membuktikan kemampuannya

Meskipun istilah Pengusaha umumnya digunakan untuk menjelaskan orang yang bekerja

mandiri, menjadi seorang Pengusaha lebih daripada pekerjaan atau karier.  Ini merupakan

gaya hidup. Maka anda harus melihat kualitas pribadi anda dengan cara yang realistis.

Jawaban atas pertanyaan berikut akan menginspirasikan anda atas kemampuan

kewirausahaan anda:

1. Apakah Anda biasanya memotivasi diri dan bersedia bekerja keras untuk mencapai tujuan
yang telah anda?
2.  Dapatkah Anda bekerja sama dengan orang lain?

3. Dalam sekelompok orang, apakah Anda biasanya mengambil peran pimpinan?

4. Dapatkah Anda berkomunikasi secara baik dengan orang lain?

5. Apakah Anda seorang pendengar yang baik?

6. Apakah Anda percaya diri?

7. Apakah Anda mempunyai citra diri yang positif ?

8. Apakah Anda cepat dalam membuat/mengambil keputusan?

Modul 2: Siapa itu Pengusaha?
Semakin banyak jawaban “YA ”  atas pertanyaan diatas, semakin tinggi sifat kewirausahaan

Anda. Salah satu faktor utama untuk menjadi Pengusaha ialah bahwa anda memberi sesuatu

yang bernilai bagi orang lain. Semakin orang membutuhkan produk atau jasa anda, semakin

besar kemungkinan imbalan yang akan anda dapatkan. Jika anda bekerja untuk membantu

orang lain untuk meningkatkan standar hidupnya dan memperbaiki hidupnya, Anda akan

menyediakan kebutuhan hidup masyarakat. Ini adalah bagian dari menjadi warga negara

yang baik selain menjadi Pengusaha yang baik.

Mengetahui Tentang Bisnis
HANDOUT 2
MODUL 2: Topik 2
Sifat-Sifat Penting Pengusaha
1. Pekerja keras dan cerdas: menjalankan suatu usaha memerlukan banyak energi dan
dorongan. Ini meliputi kemampuan bekerja dalam rentang waktu yang lebih lama, bila

perlu, untuk bekerja keras terus menerus dan dapat mengatasi apabila kurang tidur.

(tambahan: tetapi anda juga harus menjadi pekerja yang cerdas. Artinya, melakukan

pekerjaan yang memang harus anda kerjakan. Dengan demikian, anda melakukan efisiensi

terhadap tenaga dan waktu anda.

2. Percaya diri: agar berhasil, seorang pengusaha harus percaya diri sendiri dan yakin terhdap
kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkannya. Ini

ditunjukkan oleh kepercayaan, bahwa jika “anda sangat menginginkan sesuatu dan

bersedia bekerja keras untuk mendapatkannya, maka anda pasti berhasil

mendapatkannya”.

3. Membangun untuk masa depan: sasaran bagi kebanyakan Pengusaha sukses ialah
untuk membangun pekerjaan yang aman dan penghasilan bagi mereka berdasarkan

kemampuan mereka sendiri. Ini berarti seorang Pengusaha mengerti, bahwa perlu

beberapa tahun untuk meraih keberhasilan atas bisnis sampai mencapai standar yang

wajar.

4. Berorientasi pada perolehan Laba (Keuntungan): minat untuk menghasilkan uang
merupakan indikator yang jelas dari seorang Pengusaha untuk menjadi pemilik bisnis. Ini

berarti kesediaan untuk mengakui, bahwa bisnisnya adalah hal yang utama. Setelah

mendapat keuntungan, ia baru dapat membuat keputusan mengenai bagaimana

keuntungan itu digunakan – untuk memperluas bisnisnya atau untuk keperluan pribadi.

5. Orientasi sasaran: sukses dalam berbisnis tergantung pada kemampuan untuk
menetapkan sasaran atau target yang realistis dan bekerja dengan tekad penuh untuk

mencapainya. Kemampuan untuk menetapkan sasaran (untuk hal-hal yang dianggap

pantas dikejar) dan bekerja untuk mencapainya adalah hal mendasar bagi seorang

Pengusaha.

6. Ketekunan: semua usaha memiliki masalah dan hal-hal yang mengecewakan. Bersifat
tekun dalam memecahkan persoalan adalah salah satu kunci untuk menjadi Pengusaha

yang berhasil.

7. Dapat mengatasi kegagalan: semua bisnis tidak terlepas dari kekecewaan dan
kegagalan selain keberhasilan. Mengatasi kegagalan berarti mengakui kegagalan, belajar

dari kegagalan itu dan mencari peluang baru. Tanpa karakteristik ini, kegagalan awal

dapat mengakhiri upaya seseorang untuk menjadi pemilik bisnis.

8. Kemampuan memberikan umpan balik/respon: Pengusaha ingin mengetahui apakah
usaha mereka berjalan dengan baik dan mengikuti kinerja mereka. Mendapat umpan

balik dan nasehat yang berguna dari orang lain ialah karakteristik lain yang penting dari

seorang pengusaha.

9. Menunjukkan inisiatif: riset menunjukkan bahwa pengusaha yang berhasil mengambil
inisiatif untuk menempatkan diri mereka dalam posisi dimana mereka bertanggung jawab

secara pribadi atas keberhasilan atau kegagalan.

26
Modul 2: Siapa itu Pengusaha?
10. Menjadi pendengar yang baik: pengusaha yang berhasil bukan orang yang melihat
ke dalam dan tidak pernah menggunakan sumber daya luar. Kemandirian tidak

meniadakan kemampuan untuk meminta bantuan, bila perlu, dari orang-orang seperti

Pegawai Bank, Akuntan, dan Konsultan Bisnis. Kemampuan mendengar nasehat dari

orang lain adalah karakteristik kunci dari seorang pengusaha.

11. Menetapkan standar kinerja sendiri: menetapkan standar kinerja kemudian bekerja
untuk mencapainya adalah indikator lain dari seorang pengusaha yang berhasil. Standar

ini antara lain penghasilan, kualitas, penjualan, atau omzet produk. Kebanyakan pengusaha

ingin berbuat lebih baik tiap tahun, menetapkan dan mencapai standard yang lebih tinggi

dari tahun ke tahun.

12. Dapat mengatasi ketidakpastian: menjadi seorang pengusaha mengandung lebih
banyak ketidakpastian daripada menjadi pegawai. Ketidakpastian ini menyangkut

penjualan dan omzet, namun sering juga dalam hal lainnya, seperti pengiriman material

dan harga, dan dukungan bank. Kemampuan untuk mengatasi ketidakpastian tanpa

merasa stress adalah sifat yang diperlukan bagi seorangpengsuaha.

13. Memiliki komitmen: memulai dan menjalankan bisnis menuntut adanya komitmen total
oleh seorang pengusaha dari segi waktu, uang, dan gaya hidup. Ini harus menjadi prioritas

utama dalam kehidupan pengusaha.

14. Membangun diatas kekuatan: pengusaha yang sukses bekerja berdasarkan kekuatan
yang dimilikinya seperti keterampilan manual, keterampilan antar pribadi (interpersonal

skill), keterampilan menjual, keterampilan berorganisasi, keterampilan menulis,

pengetahuan produk atau jasa khusus, pengetahuan tentang orang-orang yang bergerak

di bidang yang sama dan kemampuan untuk membuat dan menggunakan jaringan bisnis

dan kontak.

15. Keandalan dan integritas: kualitas kejujuran, keadilan, dan keandalan dari segi
melakukan apa yang telah dijanjikan adalah sifat yang penting dari seorang pengusaha.
16. Bersedia mengambil risiko: menjadi seorang pengusaha melibatkan beberapa risiko.
Seorang pengusaha mempunyai kemampuan untuk mengambil risiko yang terukur atau

diperhitungkan. Risiko demikian meliputi memikirkan kemungkinan biaya dan

keuntungan, kemungkinan sukses dan percaya diri untuk membuat/mengubah risiko itu

menjadi bermanfaat bagi bisnisnya. Pengusaha dapat dianggap menghindari risiko bila

mereka mengurangi risikonya dengan cara orang lain mengambil sebagian risikonya.

Mereka yang mengambil risiko mungkin, adalah Bankir, Supplier dan Pelanggan

Modul 2 kewirausahaan IL) – Silahkan download di sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: