MyBlog

Archive for July, 2010

3 Piranti Lunak Pemantau Suhu Notebook

Posted by haryvedca on July 20, 2010

phone specs

Notebook saat ini sudah menjadi senjata utama menggenjot produktivitas bagi banyak kalangan. Perangkat komputer jinjing itu memang praktis, karena mudah dibawa-bawa dan punya aplikasi yang cukup ‘berotot’ untuk berbagai kegiatan kerja sehari-hari.

Satu masalah yang selalu muncul pada notebook adalah soal suhu. Bentuknya yang padat, diiringi kerjanya yang berat, membuat alat itu sering kepanasan. Kalau sudah begini, masalahnya bisa gawat.

Misalnya, suhu berlebih pada notebook bisa membuat komponen-komponen di dalamnya cepat rusak dan tidak awet. Kondisi terburuknya, mulai dari hardisk yang ‘meleleh’ hingga baterai yang meletup.

Nah, aplikasi pemantau suhu bisa berguna untuk memantau naiknya panas di jeroan komputer jinjing. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, pengguna bisa melihat kapan notebook menunjukkan gejala meriang, sehingga bisa segera dilakukan pencegahan atau pengobatannya.

Berikut adalah 3 aplikasi pemantau suhu yang cukup sering digunakan, seperti disarankan oleh MakeUseOf yang dikutip detikINET, Senin (19/7/2010):

RealTemp

Informasi pada situsnya menyebutkan, RealTemp adalah pemantau suhu bagi komputer dengan prosesor Intel. Piranti lunak ini membaca Digital Thermal Sensor (DTS) pada setiap Core.

DTS melaporkan seberapa dekat jarak suhu operasional terhadap suhu maksimal aman yang diperbolehkan dalam prosesor. Sehingga, semakin kecil jarak ini artinya semakin berbahaya bagi operasional komputer.

Enaknya, aplikasi ini tidak perlu di-install untuk digunakan. Selain itu ia memiliki fitur untuk menguji apakah sensor DTS itu mengalami masalah atau tidak. Secara resmi RealTemp mendukung Windows 2000, XP dan Vista (32bit dan 64bit), sedangkan Windows 7 tidak disebutkan di situsnya.

Halaman unduhannya ada di TechPowerUp.com

CoreTemp

Jika RealTemp hanya membaca prosesor Intel, CoreTemp bisa jadi pilihan untuk pengguna AMD. Hampir semua jenis prosesor Intel dan AMD didukung oleh aplikasi ini.

Aplikasi ini juga mengukur suhu pada setiap core di prosesor multi-core yang digunakan. Sensor yang dibacanya pun sama, yaitu sensor DTS yang diklaim lebih akurat daripada sensor thermal diode.

Salah satu fitur menarik adalah kemampuannya melakukan logging alias pencatatan. Dengan ini pengguna bisa melihat rekam jejak naik turunnya suhu prosesor selama periode waktu tertentu, data yang dihasilkan pun bisa diolah menjadi sebuah grafik yang ciamik lewat aplikasi spreadsheet seperti OpenOffice.org Calc maupun Microsoft Office Excel.

CoreTemp disebut telah mendukung sistem operasi Windows 7, selain Windows XP dan Vista tentunya. Ada sedikit catatan, untuk pengguna AMD Phenom CoreTemp tak akan menampilkan suhu absolut sebenarnya.

Tautan ke unduhannya ada di AlCPU.com

SpeedFan

Sedikit berbeda dari dua aplikasi di atas, SpeedFan menjanjikan kemampuan untuk mengukur suhu pada motherboard dan hardisk. Menurut informasi di situsnya, aplikasi ini akan membaca suhu motherboard dan hardisk, membaca tegangan listrik dan kecepatan kipas serta memantau status hardisk.

Kemampuan SpeedFan juga mencakup mengatur kecepatan kipas. Tergantung kebutuhan, hal ini bisa dimanfaatkan untuk membuat notebook lebih ‘sunyi’ atau menggenjot kerja kipas agar panas lebih cepat keluar.

SpeedFan berjalan pada sistem operasi Windows 9x, ME, NT, 2000, 2003, XP dan juga Vista (termasuk Vista 64bit). Belum tertera dukungannya untuk Windows 7.

Unduh di Almico.com

Posted in Teknologi | Leave a Comment »

Heads-Up Virtual Reality (HUVR) Bridges Visual

Posted by haryvedca on July 20, 2010

Heads-Up Virtual Reality (HUVR) Bridges Visual,Jembatan Visual dengan Perabaan, dalam 3D dan MurahNew Tach, Virtual Reality Calit2 Desain Engineer Greg Dawe menunjukkan perangkat HUVR, yang menggabungkan konsumen 3D panel HDTV, cermin setengah perak dan pengontrol sentuhan-umpan balik yang memungkinkan pengguna untuk secara harfiah ‘sentuhan’ gambar yang dihasilkan seolah-olah itu adalah nyata tiga dimensi obyek.

Kepala-Up Virtual Reality perangkat (atau HUVR, diucapkan ‘hover’) pasangan konsumen 3D panel HDTV dengan cermin setengah perak untuk setiap proyek gambar grafis ke tangan pengguna dan / atau ke dalam ruang di sekitar mereka. Dengan posisi kepala nya dilacak untuk menghasilkan tampilan perspektif yang benar, manuver pengguna sentuhan-umpan balik (haptic) perangkat untuk berinteraksi dengan gambar yang dihasilkan, secara harfiah ‘menyentuh’ sudut citra dan kontur seolah-olah itu adalah nyata tiga dimensi objek.

HUVR sangat ideal untuk tugas-tugas yang membutuhkan koordinasi tangan-mata dan sangat cocok untuk pelatihan dan pendidikan di bidang teknik struktural dan mekanik, arkeologi dan obat-obatan. Perangkat dapat digunakan, misalnya, untuk memvisualisasikan dan memanipulasi gambar 3-D dari otak seseorang yang diambil dari MRI, atau artefak terlalu rapuh atau berharga secara fisik ditangani.

“Dengan menggunakan perangkat-umpan balik sentuhan HUVR – yang serupa dengan mengontrol permainan komersial – dokter benar-benar bisa merasakan cacat di otak, bukan hanya melihatnya,” jelas Tom DeFanti Scientific Research. DeFanti, yang berafiliasi dengan divisi UC San Diego dari California Institute untuk Telekomunikasi dan Informasi Teknologi (Calit2), menciptakan perangkat dengan Virtual Reality Desain Calit2’s Engineer Greg Dawe. Dan, DeFanti menambahkan, “hal ini dapat dilakukan melalui jaringan, berbagi tampilan dan nuansa dari objek dengan peneliti lain dan mahasiswa.”

Sebuah re-engineering dari pekerjaan yang dilakukan oleh Bell Labs ‘Ken Knowlton lebih dari 30 tahun yang lalu (dan juga sistem kemudian dibuat oleh banyak peneliti dengan 21 “monitor cathode ray tube), HUVR juga berevolusi dari PARIS, sistem yang dibuat 12 tahun yang lalu oleh DeFanti, Dawe dan rekan-rekan mereka dan mahasiswa di Laboratorium Visualisasi Elektronik, University of Illinois, Chicago.

Visualisasi Calit2 Spesialis Andrew Prudhomme controller memanipulasi kekuatan-umpan balik HUVR’s. Sebuah versi, lebih murah kembali rekayasa teknologi 30 tahun, HUVR dapat digunakan untuk memvisualisasikan dan memanipulasi gambar 3-D dari otak seseorang yang diambil dari MRI, atau artefak terlalu rapuh atau berharga secara fisik ditangani.
PARIS, atau Pribadi Augmented Reality Sistem Interaktif, menggunakan teknologi proyeksi mirip dengan HUVR, tapi resolusi rendah, terlalu besar untuk bergerak, dan mahal. Ini diperlukan Silicon Graphics, Inc komputer waktu untuk membuat gambar dan atas biaya sebesar $ 100.000 (PARIS masih beroperasi hari ini, tapi sekarang didorong oleh PC game).

Ketersediaan baru-baru ini 55 “TV panel aktif stereo adalah kunci untuk membuat HUVR, yang pada dasarnya lebih ringan, portabel, dan – di sekitar $ 7.000 (tanpa pelacakan kepala) – versi lebih murah dari PARIS berbasis teknologi. Dibangun dari panel 3DTV $ 2300 Samsung tersedia di sebagian besar toko elektronik ritel, HUVR juga menawarkan kecerahan yang lebih baik, kontras, dan ketajaman visual dari PARIS, semua yang meningkatkan kepuasan pengguna.

Meskipun pasif 3D stereo HDTV telah tersedia untuk sekitar setahun – yang memungkinkan DeFanti dan Dawe untuk membangun perangkat VR baru yang disebut NexCave – stereo aktif diperlukan untuk HUVR. stereo aktif menghasilkan terpisah kiri dan kanan gambar mata yang dapat terpental cermin dan dipisahkan ke kiri dan kanan pandangan mata dengan kacamata pengguna aktif, yang berkedip sejalan dengan gambar 3D 120Hz HDTV’s. polarisasi yang digunakan dalam stereo pasif tidak akan tinggal terpolarisasi ketika terpantul cermin, maka kebutuhan untuk stereo aktif dalam HUVR dan preseden-nya.

Langkah berikutnya dalam evolusi HUVR adalah untuk menciptakan, kualitas kepala tracker lebih murah wajar cocok ke perangkat desktop (komersial tersedia pelacak saat ini berkisar antara $ 5.000 hingga $ 20.000).

Dibuat oleh University of California – San Diego

Sumber : http://www.physorg.com/news198752426.html

Posted in Augmented Reality | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Lembar Kerja – Tekanan Hidrostatika (F – 2)

Posted by haryvedca on July 13, 2010

I.          Tujuan

Menyelidiki pengaruh kedalaman cairan terhadap tekanan hidrostatika.

II.         Indikator Penilaian

–       Peserta diklat mampu memahami pengertian hidrostatika.

–       Peserta diklat mampu memahami pengaruh kedalaman terhadap tekanan hidrostatika.

III.        Teori Dasar

Statika fluida, kadang disebut juga hidrostatika, adalah cabang ilmu yang mempelajari fluida dalam keadaan diam, dan merupakan sub-bidang kajian mekanika fluida. Istilah ini biasanya merujuk pada penerapan matematika pada subyek tersebut. Statika fluida mencakup kajian kondisi fluida dalam keadaan kesetimbangan yang stabil. Penggunaan fluida untuk melakukan kerja disebut hidrolika, dan ilmu mengenai fluida dalam keadaan bergerak disebut sebagai dinamika fluida.

Karena sifatnya yang tidak dapat dengan mudah dimampatkan, fluida dapat menghasilkan tekanan normal pada semua permukaan yang berkontak dengannya. Pada keadaan diam (statik), tekanan tersebut bersifat isotropik, yaitu bekerja dengan besar yang sama ke segala arah. Karakteristik ini membuat fluida dapat mentransmisikan gaya sepanjang sebuah pipa atau tabung, yaitu, jika sebuah gaya diberlakukan pada fluida dalam sebuah pipa, maka gaya tersebut akan ditransmisikan hingga ujung pipa. Jika terdapat gaya lawan di ujung pipa yang besarnya tidak sama dengan gaya yang ditransmisikan, maka fluida akan bergerak dalam arah yang sesuai dengan arah gaya resultan.

Konsepnya pertama kali diformulasikan, dalam bentuk yang agak luas, oleh matematikawan dan filsuf Perancis, Blaise Pascal pada 1647 yang kemudian dikenal sebagai Hukum Pascal. Hukum ini mempunyai banyak aplikasi penting dalam hidrolika. Galileo Galilei, juga adalah bapak besar dalam hidrostatika.

Sevolume kecil fluida pada kedalaman tertentu dalam sebuah bejana akan memberikan tekanan ke atas untuk mengimbangi berat fluida yang ada di atasnya. Untuk suatu volume yang sangat kecil, tegangan adalah sama di segala arah, dan berat fluida yang ada di atas volume sangat kecil tersebut ekuivalen dengan tekanan yang dirumuskan sebagai berikut.

P = ρ g h

Dengan:               P adalah tekanan hidrostatik (dalam pascal);

ρ adalah kerapatan fluida (dalam kilogram per meter kubik);

g adalah percepatan gravitasi (dalam meter per detik kuadrat);

h adalah tinggi kolom fluida (dalam meter).

Iv. Alat dan Bahan

  1. Seperangkat statif.
  2. Selang plastik
  3. Beaker glass
  4. Manometer U
  5. Pengukur tekanan air

V.         Langkah Kerja

  1. Rangkai alat percobaan seperti pada gambar berikut!

Gambar Rangkaian alat

  1. Pasang balok selang seperti gambar 1! Perhatikan ujung selang pada garis ”0”!
  2. Buka baut balok pendukung dan celupkan pengukur tekanan dengan kedalaman 3 cm!
  3. Ukurlah perbedaan air (h) dalam manometer U!
  4. Ulangi langkah 2, 3 dan 4 dengan kedalaman 6 dan 9 cm!
  5. Lakukan hal yang sama untuk gambar 2 dan gambar 3!

Gambar 1                                       Gambar 2                             Gambar 3

Tabel Pengamatan

No Posisi Ujung Selang h = perbedaan tinggi muka air
3 cm 6 cm 9 cm
1. Ke atas

(Gambar1)

2. Ke bawah

(Gambar 2)

3. Ke samping

(Gambar 3)

VI.           Tugas

  1. Apa yang dapat Anda simpulkan dari percobaan di atas?
  2. Apa penerapan dalam kehidupan sehari-hari?

Posted in Fisika | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)

Posted by haryvedca on July 9, 2010

DAFTAR SNI

NO STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI)
A SNI PENGAMBILAN CONTOH
1 Petunjuk pengambilan contoh pengujian
2 Petunjuk pengambilan contoh padatan
3 Petunjuk pengambilan contoh cairan dan semi padat
B SNI CARA PENGUJIAN
1 Cara uji makanan dan minuman
2 Cara uji cemaran logam dalam makanan
3 Cara uji minyak dan lemak
4 Cara uji pewarna tambahan makanan
5 Cara uji gula
6 Cara uji air minum dalam kemasan
7 Batas maksimum cemaran mikroba dan batas maksimum residu
dalam bahan makanan asal hewan
8 Cara uji cemaran mikroba
9 Metode pengujian susu segar
10 Mutu dan cara uji minyak kelapa
11 Penentuan kadar pati
12 Cara uji bahan tambahan makanan/pengawet
13 Cara uji kimia-bagian 1 : Penentuan kadar abu pada produk perikanan
14 Cara uji kimia-bagian 2 : Penentuan kadar air pada produk perikanan
15 Cara uji kimia-bagian 3 : Penentuan kadar lemak pada produk perikanan
16 Cara uji kimia-bagian 4 : Penentuan kadar protein dengan metode
total nitrogen pada produk perikanan
17 Cara uji mikrobiologi-bagian 1 : Penentuan coliform & E.Coli pada produk perikanan
C         SNI BAHAN & PRODUK NABATI
1          Biskuit diet diabetes
2          Coklat butir
3          Crude palm oil
4          Kopi bubuk
5          Kembang gula
6          Kecap kedelai
7          Margarin
8          Mangga
9          Minyak goreng
10        Minyak Kelapa sawit
11        Minyak inti kelapa sawit
12        Roti
13        Saus tomat
14        Tepung singkong
15        Tepung terigu sebagai bahan makanan
16        Tahu
17        Teh hitam
18        Tapioka
19        Tepung jagung
20        Biji mete kupas (cashew kernels)
21        Kemiri
22        Saus cabe
23        Madu
D SNI ANEKA MINUMAN
1 Buah-buahan dalam kaleng
2 Es krim
3 Manisan pala
4 Minuman sari buah
5 Sirup
6 Susu segar
7 Susu sereal
8 Susu kedelai
9 Susu kental manis
10 Susu bubuk diet diabetes
11 Susu evaporasi
12 Yogurt
E SNI BAHAN & PRODUK HEWANI
1 Bakso ikan
2 Kecap ikan
3 Sosis daging
4 Teri asin
F SNI BAHAN BAKU PAKAN & PAKAN
1 Bungkil kelapa-bahan baku pakan
2 Dedak padi-bahan baku pakan
3 Pakan buatan untuk lele
4 Pakan ikan mas
5 Ransum ayam ras petelur
6 Ransum ayam ras pedaging
7 Ransum anak ayam ras petelur
8 Ransum anak ayam ras pedaging (Broiler starter)
9 Ransum anak ayam ras petelur (layer grower)
10 Tepung ikan-bahan baku pakan
11 Bungkil kedelai-bahan baku pakan
12 Dedak jagung sebagai makanan ternak
13 Bungkil jagung
G SNI PENGUJIAN AIR & PENGUJIAN DENGAN INSTRUMENT
1 Metode pengambilan contoh kualitas air
2 Cara pengambilan contoh air
3 Cara uji kebutuhan oksigen kimia (COD) air limbah secara permanganometri
4 Cara uji kadar nitrat dalam air dan air buangan
5 Cara uji kadar timbal dalam air
6 Cara uji kadar krom dalam air
7 Air & air limbah-bagian 15 : Cara uji kebutuhan O2 kimiawi (KOK)
refluks terbuka dengan refluks terbuka secara titrimetri
8 Air & air limbah-bagian 17 : Cara uji krom total (Cr-T) dengan metode SSA-Nyala
9 Metode pengujian kadar mangan dalam air dengan alat SSA
10 Metode pengujian kadar timbal dalam air dengan alat SSA secara langsung
11 Metode pengujian kadar pestisida klor-organik dalam air dengan alat
kromatografi gas

Posted in Pengujian Mutu | Tagged: , , , , , , , , | 1 Comment »

Cara convert docx ke doc

Posted by haryvedca on July 9, 2010

berikut adalah cara buka file docx (hasil simpanan dari microsoft office 2007) menggunakan microsoft office 2003.

langkah pertama download dulu program ini

kemudian install file yang telah anda download tersebut sampai selesai.

kemudian file docx yang telah anda simpan tadi (docx) buka lah menggunakan microsoft office 2003 anda, maka anda tidak lagi memerlukan converternya.

kesimpulannya…
dengan menginstall software dari microsoft tadi anda bisa membuka semua file hasil simpanan dari microsoft office 2007.

download langsung dari microsoft disini. (langsung dari microsoft)

untuk online converter bisa coba link berikut

Posted in internet, Komputer | Tagged: , | Leave a Comment »

Augmented reality in Mobile

Posted by haryvedca on July 8, 2010

From Wikipedia, the free encyclopedia and facabook

Wikitude World Browser on the iPhone 3GS uses GPS and solid state compass

AR Tower Defense game on the Nokia N95 smartphone (Symbian OS) uses fiduciary markers

Augmented reality (AR) is a term for a live direct or indirect view of a physical real-world environment whose elements are augmented by virtual computer-generated imagery. It is related to a more general concept called mediated reality in which a view of reality is modified (possibly even diminished rather than augmented) by a computer. As a result, the technology functions by enhancing one’s current perception of reality.
Read the rest of this entry »

Posted in Augmented Reality | Tagged: , | Leave a Comment »

Kemana profesi mau dibawa?

Posted by haryvedca on July 7, 2010

Kemana profesi mau dibawa?
Isa Alamsyah

Cerita 1
Seorang wartawan citynews menghentikan kendaraannya ketika melihat kerumunan. Sepertinya ada kecelakaan. Karena begitu banyak orang mengerumuni korban, ia tidak bisa melihat kondisinya. Lalu muncul ide.
“Minggir, minggir, saya ayahnya korban!”
Langsung saja kerumunan membuka jalan, semua orang melihat pada dirinya.
Sang wartawan tersenyum dalam hati, ternyata strateginya berhasil.
Ia bisa menembus kerumunan dengan mudah. Wah saya memang wartawan penuh strategi, pikirnya bangga.
Ketika ia melihat korban, ternyata yang tergeletak adalah SEEKOR MONYET korban tabrak lari.

Cerita 2
Seorang guru ditangkap karena melanggar lampu merah.
Ketika berada di pegadilan, ia menceritakan kenapa ia melanggar lampu merah.
Nampaknya hakim tidak begitu peduli dengan bagaimana kasusnya, ia justru peduli dengan profesi sang pelanggar hukum.
“Apa profesi Anda?” Tanya sang hakim
“Saya Guru” jawab sang pelnaggar lampu merah.
“Ha ha ha, sudah 20 tahun lebih saya jadi hakim, saya belum pernah menghakimi seorang guru. Saya sudah tunggu-tuinggu masa ini. Ayo sekarang Bapak Guru, silahkan tulis ‘saya tidak akan melanggar lampu merah lagi’ sebanyak 1000 kali, sebagai bentuk hukumannya” seru Sang Hakim bagga, puas karena dendam masa lalunya terbayarkan.

Cerita 3
Seorang polisi lalu lintas yang baru saja bertugas di hari pertama didampingi seorang senior untuk penilaian uji kelayakan tugas di lapangan.
Tiba-tiba di satu jalan ia melihat orang berkerumun.
Wah tentu saja ini merupakan pengalaman baru yang akan menyenangkan.
Ia juga ingin mendapat penilaian bagus dari senior pendampingnya atas keberaniannya.
Segera ia mendatangi kerumunan dan membubarkannya.
“Ayo bubar-bubar, ada apa ini, saya polisi!” katanya.
Semua langsung bubar ketakutan. Sang polisi muda bangga karena berhasil menujukkan wibawanya. Tapi ternyata ia tidak melihat ada apa-apa.
Sang senior datang dan menepuk pundaknya
“Hebat ya kamu, baru pertama kali saya lihat ada polisi yang membubarkan orang sedang menunggu bis!”

Humor dan Hikmah
Kisah di atas hanya serpihan dari berbagai kisah bagaimana sebuah profesi bisa disalahgunakan.
Semua profesi sebenarnya punya peran, punya kekuatan, dan bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan.

Wartawan punya kekuatan dengan beritanya, ia bisa mempengaruhi opini masyarakat. Jika ia gunakan untuk membawa masyarakat pada kebaikan, maka akan memberi kebaikan, tapi jika digunakan sebagai corong kekuasaaan maka akan melegitimasi kekuatan politik.
Demikian juga penulis, pembicara, guru, dosen, dsb.

Hakim punya kekuatan untuk memperjuangkan keadilan. Seandainya semua hakim benar-benar memperjuangkan keadilan, maka makmurlah negeri ini.
Tapi ada juga oknum hakim yang menggunakan kekuasaaannya untuk kepentingan pribadi. Seperti contoh di atas, ia gunakan untuk membalas masa lalunya yang pernah dihukum guru dan dia balas ke guru manapun.

Polisi juga punya kekuatan untuk menegakkan keadilan. Jika semua polisi menjalankan tugas dengan profesional, maka amanlah negeri ini dan semua hidup dengan nyaman.
Demikian juga dengan tentara, pemadam kebakaran, petugas keamanan, dsb.

Jadi semua pekerjaaan punya kekuatan, punya peran untuk membangun sendi-sendi bangsa.
Tugas kita menjalankan tugas-masing masing secara profesional, bersinergi, untuk kemajuan bangsa.
Satu lagi, jangan gunakan wewenang yang di amanatkan untuk kepentingan pribadi.
Jika ada penyalahgunaaan wewenang, maka akan ada korbannya, masyarakat atau diri sendiri.

Apapun profesi Anda, berapapun Anda digaji, jika Anda sudah terima itu sebagai profesi, maka jalanilah dengan sepenuh Hati. No Excuse!
Di buku No Excuse Anda juga bisa lihat mereka yang mempunyai dedikasi tinggi sekalipun gaji mereka rendah, tapi justru itu membawa mereka ke puncak kesuksesan.

Ditunggu komentarnya: http://bit.ly/c9ZdVD

From facebook group

Posted in Motivasi | Tagged: , , | Leave a Comment »

Pengambilan sampel dalam pengujian produk pangan

Posted by haryvedca on July 7, 2010

I. PENDAHULUAN
Organisasi pangan dan pertanian PBB (FAO) pada tahun 1984 menerbitkan suatu seri pedoman pengawasan mutu makanan (“Manual 14/5, Food inspection) yang digunakan sebagai pedoman pemeriksaan makanan. Pedoman tersebut memuat uraian tentang pengambilan sampel makanan dan teknik pemeriksaan pabrik yang sangat bermanfaat sebagai bahan pelajaran teknik pengambilan dan pemeriksaan contoh. Indonesia melalui Departemen Perindustrian telah mengadopsi pedoman pengambilan contoh yang dikeluarkan oleh FAO dan telah disahkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang terdiri dari dua jenis yaitu SNI 0429-1989-A tentang Petunjuk Pengambilan Contoh Cairan dan Semi Padat dan SNI 0428-1989-A tentang Petunjuk Pengambilan Contoh Padatan.
Dikarenakan pengambilan sampel dalam pengujian produk pangan adalah penting maka pengambilan sampel dimaksukkan dalam salah satu prinsip Good Laboratory Practice (GLP). Beberapa faktor penting dalam pengambilan contoh meliputi Petugas Pengambil Contoh (PPC), prosedur pengambilan contoh, alat pengambil contoh dan administrasi pengambilan contoh.
Modul Pengambilan Contoh ini dimaksudkan untuk memberikan prinsip-prinsip umum petunjuk untuk pengambilan sampel dan pengetahuan teknis mengenai pengambilan sampel sesuai dengan referensi baik yang bersumber pada FAO, BSN ataupun referensi lain. Penyusunan model pengambilan contoh ini didasarkan pada Standar Kompetensi Kinerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kode Unit FQCCORSMP052D.A dengan Judul Unit Menetapkan Program Sampling. Pengambilan sampel dalam modul lebih diarahkan pada pengambilan sampel untuk tujuan inspeksi produk pangan.

b. Tujuan

1. Peserta pelatihan dapat menetapkan program sampling sesuai dengan standar pengambilan sampel: SNI pengambilan Sampel, MILSTAND 105 E atau Codex AQL 6,5
2. Peserta pelatihan dapat menerapkan program pengambilan sampel untuk pengambilan sampel produk pangan bahan padat.

Posted in Pengujian Mutu | Tagged: , , , | Leave a Comment »

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (PTIK)

Posted by haryvedca on July 7, 2010

1.Menurut Haag dan Keen ( 1996 )
Teknologi Informasi adalah seperangkat alat yang membantu manusia bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi
2.Menurut Martin ( 1999 )
Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi

3.Menurut Williams dan Sawyer ( 2003 )
Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video
4.Konklusi
Teknologi Informasi merupakan gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi, sehingga lebih tepat kalau diistilahkan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
5.     Saat ini TIK hampir bisa diidentikkan dengan jaringan   internet, paling tidak dari protokol yang digunakan.
Beberapa Contoh

1. Pengiriman SMS (Short Message Service)
  • Alat : handphone
  • Media : udara (wireless)
  • Data/informasi : text

Read the rest of this entry »

Posted in Komputer | Tagged: , , | Leave a Comment »

Multiple marker multiple object – berbeda marker berbeda objek

Posted by haryvedca on July 7, 2010

Contoh teknologi augmented reality yang penulis buat, yaitu menampilkan object objek yang berbeda pada marker yang berbeda.

Program di atas dibuat dengan software flashdevelop, library dary pappervision.

facebook group

Posted in Augmented Reality | Tagged: , | Leave a Comment »