MyBlog

Archive for August 19th, 2010

Cara Membuat Aplikasi Augmented Reality

Posted by haryvedca on August 19, 2010

Dari : http://belajar-ar.blogspot.com

Buat kamu-kamu yang ingin tau bagaimana membangun Augmented reality Reality, saya kasih tau dah cara na, gampang kok cara ngebangun na, yang penting kamu punya jiwa seni yang baik. Tapi sebelumnya, saya punya permintaan neh, kita sebagai sahabat di dunia maya, janganlah saling mengklaim hak milik orang lain, karena kita harus menghargai dan menjalani etika di internet. Kamu bebas copy-paste tutorial dari saya, tapi pliss tutorial AR tulisan saya, jangan kamu klaim sebagai tutorial buatan kamu ya, kita saling menghargai lah, Ok Gan…

Olright, Langsung aja saya kasih tau tutorial singkat tentang membangun AR, tapi tutorial ini hanya baru membahas, menggabungkan animasi 3D dengan dunia nyata, untuk masalah tentang AR lainya, masih dalam proses pembuatan tutorial. Ok Lanjut, Dalam membuat AR, kamu kudu memenuhi syarat dibawah ini:

Syarat Hardware dan Perangkat Lainnya:

a. Kamera/Webcam 25Mhz Atau Lebih

b. Marker (Sudah ada di Software Library ArToolkit)
c. VGA yang 128 Mb atau Lebih

d. RAM 512 Mb atau Lebih

e. Printer Warna

Syarat Software:

a. Windows XP (No Vista or Seven)

b. 3DS Max 7

c. Adobe Photoshop

d. Software Library ArToolkit

download di http://www.4shared.com/file/aKXltzwq/ARToolKit.html

Syarat Lainnya:

a. Download Video Tutorial Saya, Biar Gak Bingung.

Bila kamu dah menuhin syarat diatas, saatnya kita membangun Augmented reality reality, untuk lebih jelas na, kamu bisa liat video tutorial saya. berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu laluin:

1. Download ArTookit dan SimpleVrml, Kamu bisa download di :

http://www.4shared.com/file/aKXltzwq/ARToolKit.html

2. Copy ArToolkit ke salah satu drive computer kamu (no install)

3. Install syarat software diatas

4. Buka 3DS Max 7 kamu. Kemudian kamu buat objek 3D kreasi kamu.

5. Bila objek 3D telah dibuat, kamu eksport file Max.3D tersebut ke VRML 97 *(Lihat Video Tutorial)*

6. Kemudian, setelah kamu eksport file Max.3D tersebut menjadi file VRML atau file WRL, file tersebut (WRL), kamu copy ke drive: \ARToolKit\bin\Wrl *((Lihat Video Tutorial)*

7. Langkah Selanjutnya, di folder Wrl ArToolkit, pasti kamu liat ada file (.dat), nah kamu ganti nama file (.dat) tersebut dengan nama yang sama dengan file WRL kamu. saya ambil contoh: jika file WRL saya nama na pari.wrl, maka kamu ganti file (.dat) na menjadi pari.dat. Mungkin dalam Video Tutorial ada banyak file (.dat), itu sebenarnnya file skripsi saya, di cuekin aja ya.. hahahaha…

8. Jika sudah, kamu buka file (.dat) tersebut dengan wordpad (jgn notepad), kemudian kamu ganti nama asli file (.dat) tersebut dengan, nama file (.wrl) kamu. Contoh na:

pari.WRL

0.0 0.0 0.0 # Translation

90.0 1.0 0.0 0.0 # Rotation

10.0 10.0 10.0 # Scale

9. Kemudian anda buka folder data (\ARToolKit\bin\Data) di ArToolkit.

10. Buka file (object_data_vrml) dengan wordpad (jgn notepad), didalam file tersebut ada 3 source code, nah mulai dari sini, saya jelasin maksud na apa tuh source code :

Pasti kamu liat ada tulisan :

#the number of patterns to be recognized

3

Nah itu maksudnya, pola-pola atau marker yang akan dikenali oleh kamera, kamu bisa atur lebih dari 3 kok. Mungkin klo kamu liat di video tutorial saya, ada 9 pattern, itu sebenarnya bekas skirpsi saya, jadi jangan diperhatiin yah.. hahahahaha..

Oke lanjut, source code berikut na adalah :

#pattern 1

VRML Wrl/(nama file).dat

Data/patt.hiro (nama pattern)

80.0

0.0 0.0

nah source code yang ini, tuk naro objek 3D yang telah kamu buat. kamu tulis nama file (.dat) punya kamu, terus kamu tulis juga nama pattern marker yang sudah disiapin oleh ArToolkit. kamu bisa pilih pattern marker na di folder : ARToolKit\bin\Data, untuk melihat pola pattern na, kamu bisa masuk ke folder: \ARToolKit\patterns. Sebagai contoh:

#pattern 1

VRML Wrl/pari.dat

Data/patt.hiro

80.0

0.0 0.0

11. Print Pattern Marker yang kamu pilih or yang kamu tadi masukin ke source code diatas, sebagai contoh saya gunakan marker hiro, jadi saya ngeprint marker Hiro. Pattern Marker bisa dilihat di folder : \ARToolKit\patterns. inget jangan di rubah ukurannya, itu sudah ukuran baku.

12. Nah Langkah Terakhir Buka Folder: \ARToolKit\bin

13. Buka software SimpleVrml.exe.

14. Tunggu Proses Loading

15. Jika Kamera Telah Muncul, Maka Arahkan Marker Ke Kamera. Jadi Deh Augmented reality Reality karya Kamu.

Next Tutorial:

Cara Membuat Marker Warna dan Non Warna Dengan Adobe Photoshop dan Mk_Patt

Pemberitahuan:

setelah kamu liat tutorial saya silahkan, kamu berkreasi dengan AR ya. bila kamu berhasil, tolong posting video AR kamu ke youtube, dan berikan link video kamu ke fb saya di: paman gie (phantom.rocker@yahoo.co.uk). 10 video AR karya anak bangsa terbaik, akan saya post di blog ini. jadi saya berharap blog ini, jadi tempat kita untuk sharing ilmu tentang AR. Inget Gan, Membanggakan Karya Anak Bangsa Sendiri Lebih Baik Daripada Membanggakan Karya Bangsa Lain.. So Sekali Lagi.. BE DREAMING, BE IMAGINE..!!!


Posted in Augmented Reality | 7 Comments »

Cara buat “marker” untuk aplikasi Augmented Reality

Posted by haryvedca on August 19, 2010

Dari : http://belajar-ar.blogspot.com
Bissmilahhirohmanirrohim..

Baiklah, Next Tutorial adalah cara membuat marker untuk AR. Bila yang belum tau, apa tuh marker, saya kasih tau dah. Marker itu bukan Spidol, jangan salah kaprah ya, marker disini yang dimaksud adalah, pola yang dibuat, dalam bentuk gambar yang akan dikenali oleh kamera. Pola marker, bisa kamu buat melalui photoshop. Ada beberapa syarat dalam membuat pola marker, berikut syaratnya:

A. Bentuk Harus Kotak, dan Berbingkai Hitam. Kamu bisa lihat contoh gambar dibawah:

Photobucket

B. Ukuran marker jangan terlalu besar, cukup 631 x 634 Pixel, itu ukuran standar untuk sebuah marker. Jika marker, terlalu besar, maka susah untuk dibaca oleh kamera.
Photobucket

E. Tekan Enter, Lalu Ada Property Sheet Properties, tekan Ok.

Photobucket

F. Kemudian kamera akan muncul, arahkan marker kamu ke kamera, lalu paskan posisi marker kamu di kamera sampai ada tanda hijau dan merah.

Photobucket

G. Bila tanda hijau dan merah sudah terlihat, kamu KLIK di layar kamera. Dan kamera akan menangkap pola marker kamu.

H. Kemudian, kamu kembali lagi ke layar mk_patt.exe, dan ketikkan nama filename-nya, saya ambil contoh: patt.test1, lalu enter.

Photobucket

I. Jika sudah selesai, kamu masuk ke folder: ArToolkit\bin\, dan cari patt kamu, pasti sudah ada.

J. Nah File patt.test1 tadi, kamu copy ke folder: ARToolKit\bin\Data

K. Lalu untuk melakukan testing, kamu buka object_data_vrml dengan wordpad (jgn notepad), lalu kamu ganti nama pattern na menjadi, nama pattern kamu. Saya ambil contoh:

#the number of patterns to be recognized

#pattern 1

VRML Wrl/mobil.dat

Data/patt.test1

80.0
0.0 0.0

L. Lalu, seperti tutorial yang saya beri sebelumnya, jalankan simplevrml.exe, dan hasil na.. taraaaaaaaaaaaaaaaaa….. jadilah marker buatan kamu, eh salah marker buatan saya ding.. hehehehe.. selamat mencoba ya..

Photobucket

Posted in Augmented Reality | Leave a Comment »

Aplikasi AR yang bisa dimainkan di telepon seluler

Posted by haryvedca on August 19, 2010

Loncatan teknologi chipsets benar-benar tak terduga. Beberapa waktu yang lalu, Kompas menulis aplikasi augmented reality sampai tahun ini hanya bisa dinikmati melalui PC atau notebook yang yang mempunyai kamera (webcam).

Namun, Rabu (18/8), di San Diego, Amerika Serikat, Qualcomm mendemonstrasikan telepon seluler HTC Desire sudah bisa dipakai untuk memutar game augmented reality (AR). Aplikasi AR yang bisa dimainkan di telepon seluler sekarang ini umumnya bukan untuk memutar game. Biasanya untuk “menembak” bangunan atau restoran yang berdasarkan GPS akan memunculkan data tentang harga atau menu favorit. Misalnya, aplikasi Layar yang sudah bisa diunduh di ponsel secara gratis.

“Ya, sekarang ini pemakaian AR makin populer. Awalnya untuk keperluan militer, sekarang untuk keperluan yang bersifat instruksional, navigasi, media dan iklan, jaringan sosial dan kini makin banyak untuk game,” kata Direktur Pengembangan Bisnis Qualcomm, Jay Wright, di San Diego.

Guna merayakan ulang tahun yang ke-25, perusahaan pembuat chipsets wireless industry (chipset telepon seluler), Qualcomm mengundang sekitar 30 editor multimedia dari seluruh dunia untuk mengunjungi markas besar mereka di California. Wartawan Kompas Bambang Sigap Sumantri dari San Diego melaporkan, salah satu presentasi yang menarik para editor ketika Jay mendemonstrasikan penggunaan ponsel memainkan game AR boneka produk perusahaan mainan Mattel.

Di sebuah ruangan, Jay menggelar sebuah kertas bergambar boneka Mattel. Setelah mengunduh aplikasi AR, ponsel berkamera HTC itu didekatkan, dengan sebuah klik di salah satu tombol, layar ponsel akan muncul video boneka Mattel yang bisa digerakkan sesuka pengguna ponsel.

AR atau aplikasi yang diperluas, juga sudah dipakai Kompas untuk keperluan redaksi maupun iklan. Penerapan Teknologi AR inin merupakan upaya Kompas selalu mengadopsi perkembangan teknilogi informasi paling mutakhir. Untuk saat ini, penerapan AR di Kompas masih terbatas melalui PC atau notebook yang berkamera. (kompas)

Posted in Augmented Reality | 1 Comment »

Pendidikan Karakter Pecut Kekritisan Siswa

Posted by haryvedca on August 19, 2010

Rifa Nadia Nurfuadah – Okezone

Wamendiknas Fasli Jalal. (Foto: Koran SI)


JAKARTA – Pendidikan memegang peran penting dalam proses pencerdasan kehidupan bangsa. Namun, dalam praktiknya penyelenggaraan pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya adil, merata, dan jujur.

Kondisi ini memerlukan penerapan pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional. Namun demikian, Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal menilai, penerapan  endidikan karakter tidak memerlukan satu mata pelajaran tersendiri.

“Sebab, selama ini nilai-nilai pendidikan karakter sebenarnya sudah terintegrasi dalam berbagai mata pelajaran lainnya,” ujar Fasli dalam Tadarus Kebangsaan Ramadan 1431 H, Rabu (18/8/2010).

Fasli menjelaskan, integrasi pendidikan karakter dalam berbagai mata pelajaran misalnya terlihat pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). Siswa diajak merenungi keagungan ciptaan Tuhan sambil menekuni beragam rumus.

Hal tersebut diamini pemerhati pendidikan karakter, Ratna Megawangi. Menurut Ratna,  pendidikan karakter juga harus mampu menyukseskan proses internalisasi nilai-nilai moral.

“Jadi, bukan sekadar mengetahui mana yang baik dan buruk. Tapi seorang siswa juga harus mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dengan benar dalam kehidupan sehari-hari,” papar Ratna.

Sementara, dalam diskusi bertema Reorientasi Nasionalisme Kita: Berharap pada Pendidikan Karakter, Mungkinkah? ini, pakar psikologi sosial Yayah Khisbiyah menyatakan, pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan pengembangan karakter.

“Hal tersebut penting untuk menyiapkan peserta didik sebagai warga negara yang  kritis dan mampu memberikan kontribusi dalam memajukan bangsa,” pungkas Yayah.

(rhs)

Posted in Pendidikan | Leave a Comment »