MyBlog

Archive for August, 2010

Sejarah Internet

Posted by haryvedca on August 18, 2010

Sejarah Internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX,
kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui
saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan,
seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar
yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang
sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk
keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan
non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan
akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

[sunting] Daftar kejadian penting

Tahun Kejadian
1957 Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan
wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen
Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency
(ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu
pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah
teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider
menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer
dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar
setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan
juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers“, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer,
yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah
Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group
(INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga
membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya
adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet
19721974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit,
Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya
ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET
bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika
Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection“.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.

Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.

Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.

Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).

CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.

1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.

Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para
pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui
jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.

1986 Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan
DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem
pemberian nama alamat di jaringan komputer.
2009 Diperkenalkan sistem bernama bennydolo, berfungsi membasmi virus spyware
14 November 2009 Diciptakan sistem bernama najmici-umsabila, berfungsi memproteksi komputer dari malware

Posted in internet | Tagged: | Leave a Comment »

Sedikit Bicara Tentang Sejarah Media

Posted by haryvedca on August 18, 2010

Berbicara tentang sejarah media massa, tidak bisa dilepaskan dari nama Gutenberg, seorang ahli dari Jerman. Pemilik nama lengkap Johannes Gutenberg ini menemukan mesin cetak (press) yang akhirnya digunakan untuk mencetak Bible (Kitab Suci). Ini terjadi pada tahun 1453. Sebelumnya, Gutenberg menulis secara manual, kitab-kitab suci tersebut. Namun dengan bantuan mesin cetak, kitab suci yang dihasilkan jauh lebih banyak.

Sebelum ada revolusi Gutenberg, buku-buku di Eropa disalin dengan menggunakan Manu Script. Selain memakan waktu yang lama, harga buku-buku tersebut tergolong mahal dan hanya bisa dibeli oleh orang-orang yang mampu. Dengan ditemukannya mesin cetak, perkembangan ilmu dan pengetahuan waktu itu semakin pesat, bahkan tidak hanya untuk bangsa Eropa saja tetapi juga sampai ke Timur Tengah. Melalui buku-buku yang dicetak pada waktu itu, minat baca masyarakat menjadi tinggi. Kitab Suci yang awalnya ditulis manual oleh Gutenberg saat itu juga dicetak dengan bahasa lain, tidak hanya bahasa latin. Ini yang akhirnya membuat gerakan kaum protestan.

Ide surat kabar juga berkembang di Eropa, khususnya di Inggris dan Amerika Utara. Tahun 1702 muncul Daily Courant lalu Revue pada tahun 1704. Sedangkan di Amerika, surat kabar baru terbut setelah beberapa tahun Amerika mencapai kemerdekaannya (1776). Namun pada awalnya, surat kabar hanya diperuntukkan bagi kaum elit dan terpelajar. Secara fisik, bentuk koran pada saat itu masih sangat sederhana dan menggunakan biaya yang sangat murah, tetapi jangkauannya meluas. Pada tahun 1830, surat kabar sudah mewabah di New York. Ini adalah saat kejayaan surat kabar yang akhirnya mewabah ke seluruh pelosok dunia.

Pada pertengahan abad 19, ditemukan sebuah alat komunikasi yang dinamakan telegraf. Meskipun saat itu, telegraf bukan sebagai bentuk komunikasi massam, namun telegraf merupakan alat dasar untuk membawa pengetahuan manusia ke media massa elektronik. Telegaf ini dikembangakan di Inggris dan Amerika. Setengah ada setelahnya, ditemukan pula telepon oleh Graham Bell. Beberapa dekade kemudian, percobaan-percobaan mulai dilakukan, akhirnya pada tahun 1895, Auguste dan Louis Lumiere menemukan alat yang bernama Sinematografi, alat pemutar film. Pada awalnya, film yang dipertontonkan adalah film pendek tentang kehidupan manusia sehari-hari.

Selama bertahun-tahun, para ahli dan penemu tersebut selalu mengembangkan penemuan-penemuannya. Sekaligus mendirikan tempat-tempat penunjang yang terkait dengan penemuannya. Misalnya saja, pembuatan stasiun televisi BBC dan pembuatan stasiun-stasiun radio, baik swasta maupun pemerintah; percetakan koran dan majalah Bahkan pada tahun 1970 mulai dikembangkan internet. Teknologi multimedia juga terus dikembangkan, mulai dari film (VCD/DVD), informasi online, teknologi seluler dan sebagainya. Hingga kini inovasi multimedia terus dikembangkan. (dari berbagai sumber)

Posted in internet | Tagged: | Leave a Comment »

Google Siapkan Mata Uang Virtual Sendiri

Posted by haryvedca on August 16, 2010

Semakin jelas bahwa Google mengembangkan platform jejaring sosial atau gaming sendiri.

VIVAnews – Setelah rumornya beredar sejak awal pekan ini, Jambool akhirnya mengonfirmasikan bahwa mereka telah dibeli oleh Google. Seperti diketahui Jambool merupakan perusahaan pengembang platform mata uang virtual, Social Gold.

Dengan langkah ini, tampaknya semakin jelas bahwa Google sedang mengembangkan platform jejaring sosial atau gaming sendiri.

“Dengan gembira kami mengumumkan bahwa Jambool kini menjadi bagian dari keluarga besar Google,” kata Vikas Gupta dan Reza Hussenin, pendiri Jambool, seperti dikutip dari Softpedia, 15 Agustus 2010.

Pada keterangannya, visi mereka adalah membangun produk yang dapat membantu pengembang untuk mengelola dan menguangkan ekonomi virtual mereka di seluruh dunia. “Saat ada peluang untuk bekerjasama dengan Google mengerjakan misi ini, kami tak mungkin melewatkannya,” ucapnya.

Detail transaksi akuisisi tersebut tidak diungkapkan. Akan tetapi, menurut informasi yang beredar, Google membayar sekitar US$70 juta untuk membeli Jambool. Angkanya memang besar, akan tetapi tidak seberapa untuk ukuran Google yang memiliki uang tunai sebesar US$30 miliar.

Meski Google tidak banyak gembar-gembor, tampak jelas bahwa mereka sedang mengembangkan kompetitor untuk Facebook. Berdasarkan deretan akuisisi yang dilakukan perusahaan tersebut serta rumor yang berdar, tampaknya game akan menjadi bagian penting dari apa yang mereka kembangkan.

Sebagai bukti, Google baru-baru ini juga membeli Slide, perusahaan aplikasi dan gaming sosial dengan harga sekitar US$182 juta. Kabarnya, mereka juga telah menanam investasi sebesar US$100 juta di Zynga, perusahaan pembuat game terbesar di Facebook. (umi)

Posted in Teknologi | Leave a Comment »

Dari Tangerang Menaklukan Dunia

Posted by haryvedca on August 16, 2010

Hasil karyanya diakui NASA, dipakai sejumlah lembaga penting di dunia.

VIVAnews–WARSITO nyaris gila saat komputer kerjanya hangus terbakar disambar petir. Hanya satu laptop tersisa, dan itu juga tiba-tiba jebol. Ini cobaan berat: di komputer itu, hasil riset belasan tahun hilang tak berjejak.

Hampir sepekan dia berdiam diri di kamar. Mimpinya seperti kandas. Dia ingin menciptakan alat pemindai empat dimensi (4D) berbasis teknologi Electrical Capacitance Volume-Tomography (ECVT). Itu teknologi pemindaian tiga dimensi (3D), dengan obyek bergerak berkecepatan tinggi, sehingga menghasilkan citra 4D.

Getir. Tapi dia harus bangkit, dan tak boleh menyerah. Musibah itu memaksanya kembali membongkar arsip, dan catatan riset. Satu tim ahli dibentuknya membantu kerja besar itu. Mereka dari Center for Tomography Research Laboratory (CTECH Labs).

Barangkali itu hikmah di balik musibah. Sebelumnya, dia malas membongkar data yang tersimpan belasan tahun. Semuanya bertumpuk seperti bangunan tumpang tindih. Tak ada cara lain merapikannya, kecuali membongkar, dan membangun ulang dari nol. “Mungkin di sini kunci keberhasilan itu,” katanya kepada VIVAnews.

Pada 2004, riset itu kelar. Tapi masih dalam bentuk simulasi.
Meski begitu, temuan Warsito segera menjadi incaran sejumlah perusahaan terkemuka dunia. Teknologi pemindai 4D  pertama di dunia itu akhirnya dipatenkan di Amerika Serikat, dan lembaga paten internasional PTO/WO pada 2006.

Posted in Motivasi | Tagged: | Leave a Comment »

Orang Kediri Sukses di Negeri Jepang

Posted by haryvedca on August 16, 2010

Rumus matematikannya dipakai sejumlah perusahaan telekomunikasi dunia.

Wenseslaus Manggut

Dr. Khoirul Anwar (http://www.istecs.org)

VIVAnews – INSPIRASI besar memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari film animasi untuk anak-anak. Anda mungkin tak pernah mengira, sebuah film anime Jepang ternyata bisa mengilhami penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.

Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang.

Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.

Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.

“Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.

Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk “A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.”

Perhitungan efisiensi spektrum Dr Khoirul Anwar

Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.

Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

Read the rest of this entry »

Posted in Motivasi | Tagged: | Leave a Comment »

Budidaya domba

Posted by haryvedca on August 15, 2010

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Domba adalah salah satu jenis ternak yang telah lama dikenal oleh masyarakat. Pada umumnya, domba dipelihara untuk diambil dagingnya.

Pemeliharaan domba banyak dilakukan di daerah pedesaaan, dengan cara tradisional. Namun seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tata laksana pemeliharaan domba yang lebih intensif menyebabkan adanya peningkatan bobot badan.

Dalam pemeliharaan, untuk meningkatkan produksi dan kualitas daging, dilakukan usaha penggemukan, yaitu persiapan perkandangan, pembibitan, pemberian pakan, teknik pemeliharaan, pengendalian penyakit dan analisa usaha.

B. Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
Setelah mempelajari modul ini, dengan disediakan alat dan bahan, Anda mampu melakukan usaha penggemukan domba dengan kriteria adanya kesiapan untuk melaksanakan penggemukan domba.

C. Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
Setelah mempelajari modul ini, Anda:
1. Mampu melakukan persiapan kandang dengan benar, apabila disediakan kandang, peralatan dan bahan desinfektan.
2. Mampu melakukan pemilihan bibit untuk penggemukan domba dengan benar apabila disediakan bahannya (domba).
3. Mampu untuk menyusun ransum dengan benar, apabila disediakan alat dan bahannya.
4. Mampu melakukan teknik pemeliharaan domba dengan benar apabila disediakan alat dan bahannya.
5. Mampu mengendalikan penyakit domba dengan benar apabila disediakan alat dan bahannya.
6. Mampu melakukan analisa usaha apabila disediakan data-datanya.
7. Mampu melakukan pemanenan apabila disediakan bahannya.
LEMBAR INFORMASI TPK 1

PERKANDANGAN

A. Fungsi Kandang

Kandang mempunyai fungsi yang identik rumah bagi manusia. Kandang yang baik mampu melindungi ternak terhadap pengaruh lingkungan yang berubah-rubah seperti angin, hujan danperubahan suhu. Peternak harus sadar bahwa kehidupan domba sepenuhnya berada dibawah pengawasan peternak, sehingga segala kebutuhan hidup ternak berada dibawah pengaturan dan tanggung jawab peternak. Kandang yang baik akan sangat berpengaruh besar terhadap peningkatan konversi pakan, laju pertumbuhan dan kesehatan.

Kegunaan kandang sangat penting bagi ternak domba penggemukan maupun bagi peternaknya, sebab kandang berfungsi:
Read the rest of this entry »

Posted in pertanian | Tagged: | Leave a Comment »

Budidaya ayam buras

Posted by haryvedca on August 15, 2010

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Ayam buras merupakan salah satu jenis ternak yang telah memasyarakat. Hampir di seluruh pelosok daerah di Indonesia terdapat ayam buras. Pada umumnya, ayam buras masih dipelihara dengan cara dilepas bebas tanpa disediakan kandang sebagai tempat hidup sehari-hari, seperti: makan, minum dan pengontrolan kesehatan.

Dengan pemeliharaan yang lebih intensif, ayam buras dapat diharapkan menjadi salah satu ternak sumber protein hewani. Pada sebagian masyarakat, daging dan telur ayam buras relatif lebih disukai dibanding daging dan telur ayam ras. Oleh karena itu, produksi telur dan daging ayam buras telah memiliki potensi pasar dan selera tersendiri di kalangan masyarakat.

Beberapa kegiatan yang perlu mendapat perhatian dalam memelihara ayam buras meliputi: persiapan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan dan air minum, pengendalian penyakit, serta pemanenan.

  1. Deskripsi Singkat Materi

Modul ini membahas tentang kandang persiapan kandang dan peralatan, pemilihan bibit, pemberian pakan dan air minum, pengendalian penyakit serta pemanenan pada budidaya ayam buras.

  1. Tujuan Pembelajaran Umum

Tujuan pembelajaran umum dari mata diklat ini adalah agar peserta pelatihan mampu melakukan budidaya ayam buras dengan benar, jika disediakan alat dan bahan dengan kriteria adanya kesiapan melaksanakan kegiatan pemeliharaan ayam buras.

  1. 4. Tujuan Pembelajaran Khusus

Adapun tujuan pembelajaran khusus  dari mata diklat ini, adalah

  1. Peserta diklat mampu melakukan persiapan kandang dan peralatan ayam buras dengan benar.
  2. Peserta diklat mampu melakukan pemilihan bibit ayam buras dengan benar sesuai kriteria.
  3. Peserta diklat mampu melakukan pemberian pakan dan air minum bagi ayam buras dengan benar.
  4. Peserta diklat mampu melakukan pengendalian penyakit ayam buras.
  5. Peserta diklat mampu melakukan kegiatan pemanenan ayam buras dengan benar.

LEMBAR INFORMASI TPK 1.
PERSIAPAN KANDANG DAN PERALATAN
Kandang dan Peralatan

Ayam buras diantaranya adalah ayam kampung  sudah begitu lama dikenal dan dibudidayakan masyarakat Indonesia yaitu sebelum orang mengenal ayam broiler. Untuk mulai berbudidaya ayam kampung tidaklah sulit sebab  ayam kampung tanpa diberi pakanpun akan tetap dapat hidup yaitu dengan cara mencari makan sendiri, tanpa memerlukan kandang maupun penanganan kesehatan yang khusus. Namun demikian untuk mendapatkan hasil yang opimal maka salah satunya dibutuhkan  kandang  yang memenuhi syarat kesehatan.

Kandang bagi ayam buras mempunyai kegunaan sebagai:

  1. Tempat tinggal
  2. Tempat berlindung dari terik matahari, hujan dan gangguan manusia serta binatang buas
  3. Tempat untuk mendapat jaminan kesehatan
  4. Tempat untuk berkembang biak.

Melihat pentingnya peranan kandang bagi ayam buras, tatalaksana perkandangan harus diperhatikan  dengan seksama, agar pemeliharaan ayam buras bisa berhasil.

Syarat perkandangan

Dalam pembuatan kandang perlu memperhatikan beberapa faktor yaitu :

  1. Masalah biologis ayam yang akan menempatinya
  2. Teknik pembuatan kandang yang berhubungan langsung dengan masalah bentuk dan kualitas bahan
  3. Masalah iklim, suhu, angin yang berhubungan langsung dengan temperatur dengan kelembaban kandang serta sirkulasi udara.
  4. Lokasi kandang
  5. Letak antar kandang
  6. Luas kandang
  7. Penyinaran dalam ruang
  8. Bahan bangunan kandang
  9. Peralatan kandang

Macam-macam kandang yang digunakan untuk pemeliharaan ayam buras :

∙       Kandang Ren (semi intensif)

Kandang ren digunakan untuk memelihara induk ayam buras. Model kandang ren adalah  bangunan kandang yang dilengkapi dengan halaman sebagai tempat umbaran.

Satu unit kandang ren dengan lahan seluas 6 m2 cukup untuk 6 ekor ayam betina dan satu ekor ayam jantan.

Satu unit kandang ren terdiri dari dua bagian yaitu bangunan kandang beratap dengan luas 2 m x 1 m dan halaman atau tempat umbaran seluas 2 m x 2 m.
Read the rest of this entry »

Posted in pertanian | Tagged: | Leave a Comment »

Pengenalan ayam pedaging (broiler)

Posted by haryvedca on August 15, 2010

Pengenalan ayam pedaging

(broiler)

Apakah ayam pedaging atau broiler itu? Broiler berasal dari kata “to broil” yang berarti memanggang”, yaitu suatu proses pemasakan sebentar, matang, dan empuk. Oleh karena itu, untuk mendapatkan daging ayam yang empuk diperlukan ayam baik jantan maupun betina yang muda dan berdaging. Pada waktu dahulu, untuk mendapatkannya diperlukan waktu sekitar 12 minggu. Namun, sekarang hanya diperlukan waktu 30 – 42 hari atau sekitar 6 minggu. Dengan demikian, ayam yang digunakan sebagai broiler adalah ayam ras pedaging. Jadi, yang dimaksud dengan ayam pedaging atau broiler adalah jenis ayam ras yang khusus dipelihara untuk menghasilkan daging.

Ayam pedaging  ini sudah dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, baik di kota maupun di desa. Daging ayam ini sangat digemari karena rasanya enak dan lezat. Selain itu, daging broiler merupakan makanan sumber protein yang sangat baik untuk dikonsumsi. Pada umumnya daging broiler dikonsumsi dalam bentuk goreng, panggang, sate, dan soto. Kelebihan lain dari ayam pedaging adalah  mudah dalam pemeliharaan dan dalam jangka waktu yang relatif singkat  sudah dapat dipasarkan dengan bobot badan sekitar  1,6–1,8 kg.

Mengingat tujuan pemeliharaan ayam pedaging adalah  untuk memproduksi daging maka faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan bangsa ayam penghasil daging antara lain:

  • Sifat dan kualitas daging yang dihasilkan;
  • Laju pertambahan bobot bahan selama pertumbuhan;
  • Warna kulit (lebih disukai yang kuning);
  • Warna bulu (disukai berwarna putih);
  • Konversi pakan;
  • Bebas kanibalisme;
  • Sehat dan kuat, kaki tak mudah bengkak;
  • Temperamen lamban;
  • Daya pembentukan karkas;
  • Daya hidup ayam.

Dari faktor-faktor di atas maka dapat dipilih sifat ayam pedaging yang baik, yaitu meliputi:

  • Bentuk badan segiempat dan dalam;
  • Bahu luas dan lebar dengan alas dada bulat;
  • Bulu lebat dan agak longgar;
  • Gerak lamban;
  • Shank bulat.

Read the rest of this entry »

Posted in pertanian | Tagged: , | Leave a Comment »

Budidaya ayam pelung

Posted by haryvedca on August 15, 2010

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Ayam Pelung adalah sejenis bangsa ayam hias yang hidup dan berkembang biak di kabupaten Cianjur. Ayam ini dipelihara untuk kesenangan sebagaimana halnya dengan perkutut dan ayam sabungan.
Seiring dengan kehidupan bangsa Indonesia yang sedang mengalami krisis ekonomi, maka perlu dicari jalan keluar untuk mengatasi hal tersebut diatas. Salah satu cara yang dapat mengatasi krisi ekonomi adalah membuka usaha dagang ayam pelung.
Keberadaan ayam pelung menjadikan Indonesia memiliki sumber daya lestari terpendam yang khas dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat. Usaha dagang ayam pelung jika dilakukan secara profesional dapat memberikan keuntungan ganda kepada pengusahanya. Hal yang dapat dijual dari ayam pelung adalah keindahan suara, penampilan, daging dan telurnya.

2.  Deskripsi Singkat Materi
Pada unit modul ini akan diuraikan tentang persiapan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan dan air minum serta pengendalian penyakit pada ayam pelung.

3.    Tujuan Pembelajaran Umum (TPU)
Setelah mempelajari modul ini, dengan disediakan alat dan bahan, Anda mampu melakukan pemeliharaan ayam pelung dengan kriteria adanya kesiapan melaksanakan pemeliharaan ayam pelung.

2.    Tujuan Pembelajaran Khusus (TPK)
Setelah mempelajari modul ini, Anda:
a.    Mampu melakukan persiapan kandang dengan benar apabila disediakan kandang, peralatan dan bahan desinfektan.
b.    Mampu melakukan pemilihan bibit dengan benar apabila disediakan bahannya (DOC )
c.    Mampu melakukan pemberian pakan dan air minum dengan benar apabila disediakan alat dan bahannya.
d.    Mampu melakukan pengendalian penyakit ayam pelung dengan benar apabila disediakan alat dan bahannya

LEMBAR INFORMASI TPK 1

PERSIAPAN KANDANG DAN PERALATAN

Kandang
Ayam pelung pedaging pada umumnya dipelihara secara intensif, yaitu ayam  selalu dikandangkan.  Adapun syarat-syarat kandang yang baik adalah :
1.    Dinding kandang dapat terbuat dari papan, bilah bambo, ram kawat.  Dinding kandang tidak perlu rapat, hal ini dimaksudkan untuk keleluasaan pertukaran / sirkulasi udara dalam kandang.
2.    Arah kandang membujur timur- barat.  Hal ini dimaksudkan agar tidak terlalu kepanasan , tetapi pagi hari masih dapat memperoleh sinar matahari.
3.    Tinggi tiang tengah ke atap minimal 3 meter dan tiang tepi minimal 2 meter.
4.    Atap kandang dirancang sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk melindungi bangunan beserta isinya dari hujan, panas matahari atau angin.
<!–more–>
Bentuk atap kandang biasanya :
•  Miring  dan kedua sisi miring
•  Monitor dan  semi monitor
Namun demikian atap monitor dan semi monitor merupakan bentuk atap yang sering digunakan di Indonesia dengan tujuan agar sirkulasi udara kandang lebih lancar.  Tetapi untuk kondisi di negara Indonesia yang merupakan negara tropik maka tipe kandang yang paling sesuai adalah tipe terbuka (open house), dengan menggunakan sistim kandang litter atau slat

Peralatan
• Tempat pakan, kebutuhan : 100 ekor/feed plate
• Tempat minum, kebutuhan 75 ekor/ chicken formt
• Alat pemanas (Brooder)
• Termometer
• Tirai kandang
• Litter
• Pagar pembatas / Penyekat (Chick Guard)
Kandang dan peralatannya harus dipersiapkan minimal 2 minggu sebelum digunakan.  Persiapan kandang dan peralatannya meliputi : pembersihan, pencucian  dan sanitasi kandang dan peralatannya, pemakaian alas kandang / litter dan penataan peralatan termasuk menyetel alat pemanas sehingga siap untuk digunakan serta menentukan kepadatan kandang.

Pembersihan dan pencucian kandang dan peralatannya dengan menggunakan air bersih.  Sanitasi (sucihama) dilakukan dengan menggunakan desinfektan.  Sanitasi ini dapat dilakukan dengan dengan cara mencuci, melabur, menyiram atau menyemprot.  Sanitasi di luar kandang dilakukan dengan menaburkan kapur di sekitar kandang, menempatkan dipper di depan pintu kandang dan menyemprot dengan desinfektan.

Macam-macam kandang yang digunakan untuk pemeliharaan ayam pelung
1.    Kandang ren (semi intensif)
Kandang ren  digunakan untuk memelihara induk ayam pelung. Model kandang ren adalah bangunan kandang yang dilengkapi dengan halaman sebagai tempat umbaran. Satu unit kadang ren dengan lahan seluas 6 m2, cukup untuk 6 ekor ayam betina dan satu ekor ayam jantan. Satu unit kandang ren terdiri dari dua bagian, yaitu bangunan kandang beratap dengan luas 2 m x 1 m dan halaman atau tempat umbaran seluas 2 m x 2 m.
Bangunan kandang beratap berfungsi sebagai tempat untuk tidur, istirahat dan bertelur. Lantai untuk kandang dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah sekitarnya. Untuk bertelur, disediakan sarang yang dibuat dari anyaman bambu yang diberi alas jerami padi atau bahan lain. Sarang sebaiknya diletakkan lebih tinggi dari tempat tenggeran, untuk menghindari masuknya kotoran ayam kedalam sarang. Kandang sebaiknya dilengkapi  dengan tenggeran (tempat bertengger)
Fungsi dan kegunaan tempat bertengger antara lain:
1.    Agar ayam dapat tidur dengan tenang, berjejer secara teratur.
2.    Mengurangi kemungkinan ayam menghirup debu dan gas yang berasal dari kotoran.
3.    Mengurangi ayam terkena kotoran sendiri dan kotoran ayam lain, sehingga bulu tetap bersih.

Bahan tenggeran dapat dibuat dari bambu atau kayu reng ukuran 5-6 cm, bagian pinggirnya dibulatkan seperlunya agar telapak kaki dan jari ayam tidak luka dan ayam senang bertengger di atasnya.
Ada dua macam bentuk tenggeran yaitu tenggeran posisi datar dan tenggeran posisi piramid.
1.    Tenggeran posisi datar
Bambu atau kayu tenggeran terpasang secara horizontal berjejer di dalam kandang. Tiinggi tenggeran kurang lebih 60 cm dari permukaan litter dengan panjang disesuaikan dengan jumlah ayam dalam kadang dengan patokan 8-10 ekor ayam muda/meter atau 5-6 ekor ayam dewasa/meter. Jarak tenggeran sekurang-kurangnya 30 cm untuk ayam muda 35 – 40 cm untuk ayam dewasa.
2.    Tenggeran posisi piramid
Tenggeran berupa tangga sederhana dari kayu atau bambu bulat yang disandarkan pada dinding kandang. Jarak antara anak tangga dengan lantai sekitar 50 cm.

Lantai kandang diberi alas berupa sekam padi atau serbuk gergaji yang dicampur dengan kapur setebal 5 cm. Jika tidak ada kapur, alas kandang dapat disemprot dengan desinfektan sesuai dengan ketentuan.
Peralatan kandang berupa tempat pakan dan tempat minum diletakkan di halaman umbaran. Tempat pakan dapat dibuat dari bahan kayu atau bambu yang dibelah, atau membeli yang sudah jadi dari seng atau plastik bentuk tabung. Demikian juga untuk tempat minum. Sekeliling kandang ren dipagari agar ayam tidak dapat keluar dari halaman umbaran.

2.    Kandang Postal
Kandang postal  digunakan untuk memelihara anak ayam pelung yang tidak diasuh induknya. Anak ayam berada di kandang postal sejak DOC sampai umur 3 bulan.
Kandang postal berbentuk kotak dengan ukuran panjang 1 m, lebar 1 m dan tinggi 60-70 cm. Bagian bawah (alas) terbuat dari bilah bambu selebar 2-3 cm. Disusun dengan kerenggangan sekitar 1-2 cm. Dinding dibuat sedemikian rupa agar pertukaran udara dapat berlangsung dengan lancar, tetapi anak ayam tidak lolos keluar.
Setiap satu meter kandang postal dapat menampung ayam maksimal :
–    50 ekor, untuk anak ayam umur 1– 10 hari
–    40 ekor, untuk anak ayam umur 10 – 20 hari
–    25 ekor, untuk anak ayam umur 20 – 30 hari
–    15 ekor, untuk anak ayam umur 1 – 3 bulan
Bila satu unit kandang postal digunakan untuk ayam dewasa, dapat menampung sekitar 7-8 ekor.

Cara melakukan persiapan kandang :
a.    Inventarisasi kondisi kandang dan peralatan :
Inventarisasi ini berguna untuk menghitung :
•    berapa jumlah ayam yang seharusnya dipelihara
•    jumlah alat-alat yang rusak dan yang perlu
diperbaiki
1.    Peralatan kandang yang meliputi tempat pakan, tempat minum, brooder dikeluarkan dari dalam kandang (bekas digunakan pada pemeliharaan sebelumnya).
2.    Litter yang bercampur kotoran dimasukkan dalam karung dan dikeluarkan dari kandang.
3.    Dinding, langit-langit (atap kandang) dibersihkan dengan sapu.
4.    Lantai kandang dicuci / disemprot dengan air bersih.
5.    Tempat pakan dan tempat minum dicuci dengan air bersih dan deterjen, lalu dibilas dengan air bersih atau larutan desinfektan.
6.    Dinding kandang sebaiknya dikapur.
7.    Setelah kandang kering litter ditaburkan dalam kandang dengan ketebalan 3-5 cm, dimana sebelumnya dibuat pagar pembatas
8.    Penataan peralatan (tempat pakan, tempat minum, brooder),
9.    Kandang yang sudah lengkap dengan peralatan dan tertata disemprot dengan dengan desinfektan.
10.    Kandang sudah siap menerima anak ayam.
b.    Sanitasi kandang
c.    Persiapan sebelum DOC tiba
1.    Pastikan kapan DOC tiba ! berapa jumlah dan jenisnya
2.    Brooding ring. Luas brooding ring yang dibutuhkan 40-50 DOC/m2, tetapi dengan bertambahnya umur, mak aperlu menambah luasnya dimana jumlah anak ayam makximal dalam satu brooding ring adalah 500 ekor. Brooding ring sebaiknya dibuat melingkar agar anak ayam tidak menumpuk disudut pagar.

LEMBAR KERJA TPK 1

Judul        :    Merangkai dan Menghitung Kebutuhan Brooding ring
Tujuan    :    Petatar mampu menghitung dan merangkai kebutuhan brooding ring dengan standar kebutuhan dan tata letaknya.
Alat dan Bahan :
1.    Alat pemanas
2.    Seng
3.    Tempat minum DOC (Chicken fount)
4.    Tempat pakan DOC (feed plate)
5.    Meteran
6.    Kalkulator
7.    Sekam
8.    Koran
9.    Termometer
Keselamatan Kerja :
hati-hati dalam merangkai brooding ring
agar tidak terjadi konsleting listrik
Langkah Kerja :
1.    Tentukan berapa jumlah ayam yang akan dipelihara
2.    Hitung luas brooding ring  dengan rumus : Luas    =     x  r2, keliling =    x  diameter
3.    Hitung kebutuhan (jumlah) tempat pakan yang dibutuhkan
4.    Hitung jumlah tempat minum yang dibutuhkan
5.    Siapkan alat-alat yang akan dipakai
6.    Rangkailah brooding ring
7.    Tebarkan sekam, kemudian tutup dengan koran
8.    Pasanglah chicken found dan feeder plate sesuai dengan tata letaknya
9.    Letakan termometer di atas koran
10.Nyalakan pemanas

Diskusi :     Kenalkah Anda dengan macam-macam heaters ?
Jelaskan masing-masing jenis heater !

Posted in pertanian | Tagged: | 4 Comments »

Pembibitan ayam arab

Posted by haryvedca on August 15, 2010

PENDAHULUAN
Perkembangan ayam buras (bukan ras) atau lebih dikenal dengan sebutan ayam Arab di Indonesia berkembang pesat dan telah banyak dipelihara oleh peternak-peternak maupun masyarakat umum sebagai usaha untuk pemanfaatan pekarangan, pemenuhan gizi keluarga, hiasan serta meningkatkan pendapatan.
Dikarenakan dengan pemeliharaan sistem tradisional, produksi telur ayam arab sangat rendah, ± 60 butir/tahun/ekor. Berat badan pejantan tak lebih dari 1,9 kg dan betina ± 1,2 ~ 1,5 kg, maka perlu diintensifkan. Pemeliharaan yang intensif pada ayam arab, dapat meningkatkan produksi telur dan daging, dapat
mencegah wabah penyakit dan memudahkan tata laksana.
Sistem pemeliharaan ayam arab meliputi : bibit, pemeliharaan, perkandangan, pakan dan pencegahan penyakit.

PEMILIHAN BIBIT AYAM ARAB
Ciri-ciri bibit yang baik :
1. Ayam jantan
o Badan kuat dan panjang.
o Tulang supit rapat.
o Sayap kuat dan bulu-bulunya teratur rapih.
o Paruh bersih.
o Mata jernih.
o Kaki dan kuku bersih, sisik-sisik teratur.
o Terdapat taji.
Read the rest of this entry »

Posted in pertanian | Tagged: | 2 Comments »