MyBlog

Menggabungkan Dunia Nyata dan Virtual dengan Teknologi Augmented Reality

Posted by haryvedca on October 12, 2010

Mungkin kita sering melihat di film-film, dengan menggunakan kacamata khusus informasi dari benda yang dilihat atau profil dari orang yang ada di depan kita akan muncul di layar virtual yang ada di dalam kacamata tersebut. Sekarang, teknologi ini bukan lagi sekedar khayalan, karena dengan teknologi Augmented Reality (AR) hal tersebut dapat diwujudkan.

“Tele Scouter” adalah nama produk NEC yang akan dipasarkan musim gugur tahun ini merupakan salah satu realisasi teknologi AR. Cara menggunakannya adalah dengan menempelkan alat ini ke kacamata, dan ketika pengguna melihat suatu benda maka informasi dari benda tersebut akan muncul secara virtual di layar kacamata tersebut. Nantinya alat ini akan diaplikasikan di pabrik, untuk membantu para pekerja memahami cara mengoperasikan suatu alat, dan jika terjadi suatu masalah pekerja dapat berkomunikasi dengan staff ahli langsung dengan menggunakan kacamata tersebut.

Teknologi AR ini pun pernah digunakan untuk mendemonstrasikan sebuah stadion di Tokyo ketika diadakan pemilihan kota penyelenggara olimpiade musim panas tahun lalu. Dengan menggunakan proyektor 3 dimensi, desain stadion diarahkan ke sebuah tanah kosong sehingga seolah-olah disana telah berdiri sebuah stadion megah lengkap dengan peralatannya. Walaupun akhirnya Tokyo kalah dalam pemilihan tersebut, namun penggunaan teknologi ini mendapat apresiasi yang cukup tinggi.

Penggunaan teknologi ini pun sekarang telah merambah ke dunia ponsel, salah satunya adalah iPhone. Dengan menggunakan aplikasi khusus, informasi dari suatu objek dapat muncul di layar ketika kamera ponsel kita arahkan ke benda tersebut. Misalnya ketika kita mengarahkan kamera ponsel ke suatu tempat keramaian, informasi yang muncul misalnya daftar menu makanan yang ada di restoran-restoran di sepanjang jalan tersebut, atau jadwal bis yang berhenti di halte yang ada di pinggir jalan, atau bahkan info SALE dan potongan harga toko-toko baju yang berderet di sepanjang jalan tersebut.

Menurut Aihara Kenro, peneliti di National Institute of Informatics Japan, agar teknologi ini dapat diaplikasikan dengan baik, setidaknya diperlukan 3 syarat, yaitu:

1. Penentuan lokasi yang tepat

2. Kemampuan pengolahan data secara cepat dan realtime

3. Tampilan yang tidak menggangu gambar asli dan mudah dilihat oleh pengguna

Namun saat ini belum banyak ponsel yang dapat memenuhi syarat-syarat tersebut, sehingga penggunaannya pun masih sangat terbatas.

Saat ini, untuk penggunaan di ponsel masih terdapat beberapa kendala, antara lain penentuan lokasi yang terkadang masih melenceng sehingga informasi yang disampaikan tidak tepat, ataupun tampilan layar yang tidak beraturan sehingga mengganggu objek asli. Selain itu penyebaran informasi-informasi yang bersifat pribadi, misalnya ”Disini adalah lokasi tempat tinggal keluarga Fulan, dengan nomor telepon sekian-sekian…”, masih menjadi masalah, terutama di Jepang yang aturan mengenai penyebaran informasi pribadinya sangat ketat.

Harapannya, di kemudian hari ketika kemampuan ponsel dan sistem jaringan komunikasi semakin meningkat, teknologi ini dapat dinikmati seluruh pengguna di dunia, termasuk Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: