MyBlog

Archive for the ‘Kewirausahaan’ Category

Modul 2 – Kewirausahaan – ILO

Posted by haryvedca on July 29, 2010

MODUL 2: Topik 2
Mengidentifikasi Potensi

Kewirausahaan

Semakin banyak pegawai merasa tidak puas menjadi pekerja yang digaji. Alasan itu terutama

karena:

1. Mereka tidak suka diperintah atau mengikuti perintah

2. Kemampuan mereka tidak diakui

3. Gaji sudah ditentukan

4. Tanggung jawab mereka terbatas

5. Sulit untuk merealisasikan ide mereka sendiri

6. Mereka tidak suka tergantung pada majikannya

Pegawai yang tidak puas mungkin akan mencari kesempatan baru untuk menjadi Pengusaha.

Mereka cenderung membuka bisnis sendiri untuk berbagai alasan:

1. Kemandirian – mereka ingin menjadi bos atas bisnis mereka sendiri

2. Adanya kebutuhan yang mendesak

3. Ingin menambah penghasilan

4. Ingin mengembangkan usaha untuk masa depan anak-anak mereka

5. Ingin menghasilkan lebih banyak uang daripada yang mereka terima sebagai pegawai

6. Kesempatan untuk membuktikan kemampuannya

Meskipun istilah Pengusaha umumnya digunakan untuk menjelaskan orang yang bekerja

mandiri, menjadi seorang Pengusaha lebih daripada pekerjaan atau karier.  Ini merupakan

gaya hidup. Maka anda harus melihat kualitas pribadi anda dengan cara yang realistis.

Jawaban atas pertanyaan berikut akan menginspirasikan anda atas kemampuan

kewirausahaan anda:

1. Apakah Anda biasanya memotivasi diri dan bersedia bekerja keras untuk mencapai tujuan
yang telah anda?
2.  Dapatkah Anda bekerja sama dengan orang lain?

3. Dalam sekelompok orang, apakah Anda biasanya mengambil peran pimpinan?

4. Dapatkah Anda berkomunikasi secara baik dengan orang lain?

5. Apakah Anda seorang pendengar yang baik?

6. Apakah Anda percaya diri?

7. Apakah Anda mempunyai citra diri yang positif ?

8. Apakah Anda cepat dalam membuat/mengambil keputusan?

Modul 2: Siapa itu Pengusaha?
Semakin banyak jawaban “YA ”  atas pertanyaan diatas, semakin tinggi sifat kewirausahaan

Anda. Salah satu faktor utama untuk menjadi Pengusaha ialah bahwa anda memberi sesuatu

yang bernilai bagi orang lain. Semakin orang membutuhkan produk atau jasa anda, semakin

besar kemungkinan imbalan yang akan anda dapatkan. Jika anda bekerja untuk membantu

orang lain untuk meningkatkan standar hidupnya dan memperbaiki hidupnya, Anda akan

menyediakan kebutuhan hidup masyarakat. Ini adalah bagian dari menjadi warga negara

yang baik selain menjadi Pengusaha yang baik.

Mengetahui Tentang Bisnis
HANDOUT 2
MODUL 2: Topik 2
Sifat-Sifat Penting Pengusaha
1. Pekerja keras dan cerdas: menjalankan suatu usaha memerlukan banyak energi dan
dorongan. Ini meliputi kemampuan bekerja dalam rentang waktu yang lebih lama, bila

perlu, untuk bekerja keras terus menerus dan dapat mengatasi apabila kurang tidur.

(tambahan: tetapi anda juga harus menjadi pekerja yang cerdas. Artinya, melakukan

pekerjaan yang memang harus anda kerjakan. Dengan demikian, anda melakukan efisiensi

terhadap tenaga dan waktu anda.

2. Percaya diri: agar berhasil, seorang pengusaha harus percaya diri sendiri dan yakin terhdap
kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkannya. Ini

ditunjukkan oleh kepercayaan, bahwa jika “anda sangat menginginkan sesuatu dan

bersedia bekerja keras untuk mendapatkannya, maka anda pasti berhasil

mendapatkannya”.

3. Membangun untuk masa depan: sasaran bagi kebanyakan Pengusaha sukses ialah
untuk membangun pekerjaan yang aman dan penghasilan bagi mereka berdasarkan

kemampuan mereka sendiri. Ini berarti seorang Pengusaha mengerti, bahwa perlu

beberapa tahun untuk meraih keberhasilan atas bisnis sampai mencapai standar yang

wajar.

4. Berorientasi pada perolehan Laba (Keuntungan): minat untuk menghasilkan uang
merupakan indikator yang jelas dari seorang Pengusaha untuk menjadi pemilik bisnis. Ini

berarti kesediaan untuk mengakui, bahwa bisnisnya adalah hal yang utama. Setelah

mendapat keuntungan, ia baru dapat membuat keputusan mengenai bagaimana

keuntungan itu digunakan – untuk memperluas bisnisnya atau untuk keperluan pribadi.

5. Orientasi sasaran: sukses dalam berbisnis tergantung pada kemampuan untuk
menetapkan sasaran atau target yang realistis dan bekerja dengan tekad penuh untuk

mencapainya. Kemampuan untuk menetapkan sasaran (untuk hal-hal yang dianggap

pantas dikejar) dan bekerja untuk mencapainya adalah hal mendasar bagi seorang

Pengusaha.

6. Ketekunan: semua usaha memiliki masalah dan hal-hal yang mengecewakan. Bersifat
tekun dalam memecahkan persoalan adalah salah satu kunci untuk menjadi Pengusaha

yang berhasil.

7. Dapat mengatasi kegagalan: semua bisnis tidak terlepas dari kekecewaan dan
kegagalan selain keberhasilan. Mengatasi kegagalan berarti mengakui kegagalan, belajar

dari kegagalan itu dan mencari peluang baru. Tanpa karakteristik ini, kegagalan awal

dapat mengakhiri upaya seseorang untuk menjadi pemilik bisnis.

8. Kemampuan memberikan umpan balik/respon: Pengusaha ingin mengetahui apakah
usaha mereka berjalan dengan baik dan mengikuti kinerja mereka. Mendapat umpan

balik dan nasehat yang berguna dari orang lain ialah karakteristik lain yang penting dari

seorang pengusaha.

9. Menunjukkan inisiatif: riset menunjukkan bahwa pengusaha yang berhasil mengambil
inisiatif untuk menempatkan diri mereka dalam posisi dimana mereka bertanggung jawab

secara pribadi atas keberhasilan atau kegagalan.

26
Modul 2: Siapa itu Pengusaha?
10. Menjadi pendengar yang baik: pengusaha yang berhasil bukan orang yang melihat
ke dalam dan tidak pernah menggunakan sumber daya luar. Kemandirian tidak

meniadakan kemampuan untuk meminta bantuan, bila perlu, dari orang-orang seperti

Pegawai Bank, Akuntan, dan Konsultan Bisnis. Kemampuan mendengar nasehat dari

orang lain adalah karakteristik kunci dari seorang pengusaha.

11. Menetapkan standar kinerja sendiri: menetapkan standar kinerja kemudian bekerja
untuk mencapainya adalah indikator lain dari seorang pengusaha yang berhasil. Standar

ini antara lain penghasilan, kualitas, penjualan, atau omzet produk. Kebanyakan pengusaha

ingin berbuat lebih baik tiap tahun, menetapkan dan mencapai standard yang lebih tinggi

dari tahun ke tahun.

12. Dapat mengatasi ketidakpastian: menjadi seorang pengusaha mengandung lebih
banyak ketidakpastian daripada menjadi pegawai. Ketidakpastian ini menyangkut

penjualan dan omzet, namun sering juga dalam hal lainnya, seperti pengiriman material

dan harga, dan dukungan bank. Kemampuan untuk mengatasi ketidakpastian tanpa

merasa stress adalah sifat yang diperlukan bagi seorangpengsuaha.

13. Memiliki komitmen: memulai dan menjalankan bisnis menuntut adanya komitmen total
oleh seorang pengusaha dari segi waktu, uang, dan gaya hidup. Ini harus menjadi prioritas

utama dalam kehidupan pengusaha.

14. Membangun diatas kekuatan: pengusaha yang sukses bekerja berdasarkan kekuatan
yang dimilikinya seperti keterampilan manual, keterampilan antar pribadi (interpersonal

skill), keterampilan menjual, keterampilan berorganisasi, keterampilan menulis,

pengetahuan produk atau jasa khusus, pengetahuan tentang orang-orang yang bergerak

di bidang yang sama dan kemampuan untuk membuat dan menggunakan jaringan bisnis

dan kontak.

15. Keandalan dan integritas: kualitas kejujuran, keadilan, dan keandalan dari segi
melakukan apa yang telah dijanjikan adalah sifat yang penting dari seorang pengusaha.
16. Bersedia mengambil risiko: menjadi seorang pengusaha melibatkan beberapa risiko.
Seorang pengusaha mempunyai kemampuan untuk mengambil risiko yang terukur atau

diperhitungkan. Risiko demikian meliputi memikirkan kemungkinan biaya dan

keuntungan, kemungkinan sukses dan percaya diri untuk membuat/mengubah risiko itu

menjadi bermanfaat bagi bisnisnya. Pengusaha dapat dianggap menghindari risiko bila

mereka mengurangi risikonya dengan cara orang lain mengambil sebagian risikonya.

Mereka yang mengambil risiko mungkin, adalah Bankir, Supplier dan Pelanggan

Modul 2 kewirausahaan IL) – Silahkan download di sini

Posted in Kewirausahaan | Tagged: , , , | Leave a Comment »

modul 1- kewirausahaan – ILO

Posted by haryvedca on July 29, 2010

MARI BELAJAR
BISNIS
Pendidikan Kewirausahaan untuk
Sekolah Menengah Kejuruan dan
Lembaga Pelatihan Kejuruan dan Teknis
MODUL 1
Apa itu Usaha dan
Kewirausahaan?
“RENCANA SESI PELATIHAN”
Departemen Pendidikan Nasional
dan
International Labour Organization (ILO), Jakarta
Mengetahui Tentang Bisnis
Hak cipta @International Training Centre, ILO 1996
Publikasi ini dilindungi hak cipta sesuai Protokol 2 Konvensi tentang Hak Cipta Internasional. Permohonan wewenang

untuk menggandakan, menerjemahkan atau menyadur sebagian atau seluruh materinya harus dikirim ke International

Training Centre, ILO. Permohonan dapat diajukan ke pusat pelatihan ini. Meskipun demikian, penggandaan kutipan-

kutipan singkat dapat dilakukan tanpa harus memperoleh izin, dengan syarat sumbernya harus disebutkan.

Mengetahui tentang Bisnis
ISBN 92-0949-342-9
Diterbitkan pertama kali pada tahun 1996

Edisi kedua tahun 2000

Edisi ketiga 2002

Edisi keempat 2004

Edisi yang direvisi 2005

Istilah-istilah yang digunakan dalam buku-buku terbitan International Training Centre ILO yang sesuai dengan aturan

PBB, serta penyajian materi-materi yang terkandung di dalamnya adalah bukan merupakan pendapat International

Training Centre mengenai status hukum suatu negara, daerah, atau wilayah atau otoritas manapun, atau tentang batas-

batas negara/daerah tersebut. Tanggung jawab atas pendapat-pendapat yang disampaikan dalam artikel, penelitian

maupun kontribusi lain yang telah ditanda-tangani merupakan tanggung jawab dari masing-masing penulisnya, dan

penerbitan buku ini bukan merupakan bentuk persetujuan dari International Training Centre atas pendapat-pendapat

yang disampaikan didalamnya.

Publikasi dan katalog atau daftar buku-buku terbitan terbaru International Training Centre dapat diperoleh di alamat

berikut ini:

Publications

International Training Centre, ILO

Viale Maestri del Lavoro 10

10127, Turin, Italy

Tel: +39 11 693-6693

Fax: +39 11 693-6352

E-mail:  MDP@itcilo.it

http://www.itcilo.it/english/publications/index.htm

2
Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?
MODUL 1
Apa itu Usaha dan

Kewirausahaan?

Tujuan modul:
Agar peserta mengetahui bahwa semua orang terlibat dalam

sebuah usaha dengan satu cara atau cara yang lain.

Agar peserta mengetahui bahwa gaya hidup semua orang

dipengaruhi oleh peran yang mereka lakukan dalam usaha.

Agar peserta mengenali bahwa dengan menggunakan

kewirausahaan dalam segala hal merupakan pendekatan yang

bermanfaat baik bagi perorangan maupun masyarakat

Cakupan Modul:
Halaman
1. Arti, ruang lingkup dan bentuk usaha 5
2. Usaha dan Peran yang dimainkan setiap orang 13
3. Alasan Kewirausahaan dalam Usaha Bisnis 29
4. Pentingnya Kewirausahaan dalam Masyarakat dan Bekerja Mandiri 45
3
Mengetahui Tentang Bisnis
4
Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?
I TOPIK 1:   Arti, Ruang Lingkup dan Bentuk
Usaha
II WAKTU YANG DISARANKAN:
• 1 jam
III TUJUAN:
• Agar peserta dapat mengenali dan menjelaskan istilah usaha dan unsur-unsur nya
baik dalam pengertian sempit maupun dalam pengertian luas.
• Peserta dapat memahami bahwa sama seperti orang yang lain, mereka akan
terlibat dalam kegiatan usaha melalui berbagai macam kegiatan baik yang terjadi

sekarang atau pada masa yang akan datang.

IV DASAR PEMIKIRAN:
• Dengan memahami istilah usaha dalam pengertian sempit maupun dalam
pengertian luas, peserta akan dapat memahami bahwa setiap dalam kegiatan

usaha baik satu arah maupun dua arah.

• Dengan memahami berbagai kategori dan klasifikasi kegiatan usaha, peserta akan
memahami bahwa usaha yang dilakukan dapat digunakan untuk menampung

berbagai kepentingan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

V AKTIVITAS:
1. Minta agar para peserta menjelaskan arti dari usaha. Mereka juga dapat mencari
istilahnya di kamus. Setelah diberikan definisi-definisi dari usaha, tulislah pada

papan tulis istilah utama yang  disebutkan oleh para peserta.

2. Dalam  LEMBAR KERJA 1, minta peserta menulis contoh-contoh usaha yang
menyediakan barang atau jasa yang ada di sekitar masyarakat.
3. Dengan menggunakan LEMBAR KERJA 1, analisa ke 15 usaha contoh sesuai
dengan klasifikasi dalam TRANSPARANSI 1 (setiap contoh dapat lebih dari satu

bentuk klasifikasi).

4. Minta peserta untuk membaca HANDOUT 1.
5
Mengetahui Tentang Bisnis
LEMBAR KERJA 1
MODUL 1: Topik 1
Tuliskan contoh-contoh dari usaha yang terdapat
di sekitar Anda tinggal
Usaha-usaha yang menyediakan barang atau jasa untuk, atau menerima barang dan jasa dari

institusi pelatihan atau organisasi saya.

1.

2.

3.

4.

5.

11.

12.

13.

14.

15.

6.

7.

8.

9.

10.

6
Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?
TRANSPARANSI 1
MODUL 1: Topik 1
Klasifikasi Usaha
• Swasta
vs Publik
• Laba
vs Nirlaba
• Formal
vs Informal
• Individual vs Masyarakat
• Local
vs Asing
• Bisnis
vs Sosial
• Kecil
vs Besar
• Manufaktur vs Jasa
• Konsumsi vs Industri
7
Mengetahui Tentang Bisnis
HANDOUT 1
MODUL 1: Topik 1
Arti, Lingkup dan Bentuk Usaha
A. Bentuk Usaha
Orang-orang dalam suatu masyarakat mempunyai banyak kepentingan dan kebutuhan dan

keinginan yang berbeda dalam hidup mereka. Adalah peran dari mereka yang berjiwa

kewirausahaan untuk mengidentifikasikan kepentingan, keperluan dan keinginan tersebut

dan menetapkan usaha bisnis tertentu dimana kepentingan, keperluan dan keinginan itu

dapat dipenuhi. Semua usaha bisnis memberikan imbalan yang memuaskan bagi mereka

yang berhasil mendirikannya.

Istilah yang digunakan untuk menggolongkan usaha termasuk swasta, publik, formal, infor-

mal, perorangan, masyarakat , lokal, asing, kecil, besar, bisnis, sosial, manufaktur, dan jasa,

biasa atau industri. Perusahaan yang sukses, apapun sifatnya, memberikan pendekatan yang

tidak bisa ditolak dan berharga yang memberikan kontribusi pada penyediaan solusi bagi

masalah, selain juga memenuhi keperluan dan keinginan yang dikehendaki. Perbedaan utama

antara semua jenis usaha terletak pada keuntungan yang diberikannya. Usaha bisnis

menyediakan keuntungan selain imbalan, sedangkan usaha non-bisnis menyediakan jenis

imbalan lain yang dapat berupa fisik maupun psikologis. Mereka yang berjiwa kewirausahaan

akan melibatkan diri dalam usaha tergantung pada imbalan yang diharapkan dari usaha itu.

Usaha khusus dalam masyarakat mempunyai potensi untuk memperoleh manfaat dari

kehadiran semua usaha lainnya. Output dari salah satu usaha biasanya menjadi masukan

untuk usaha lain, dan ini membantu dalam peredaran uang antara usaha dan didalam

masyarakat. Semakin banyak uang yang beredar dalam masyarakat, semakin makmur

masyarakat itu. Sifat sinergis dari semua usaha dalam masyarakat menciptakan lingkungan

dimana terdapat banyak peluang untuk dieksploitasi oleh mereka yang berjiwa kewirausahaan.

Maka tergantung orang-orang inilah untuk mengidentifikasikan peluang yang tersedia dan

memanfaatkannya. Hampir semua masyarakat mempunyai banyak peluang yang belum

dimanfaatkan yang dapat menambah sinergi ini jika dikendalikan secara benar, untuk

menciptakan bahkan lebih banyak peluang bagi semua orang.

Selama pelatihan dan pendidikan, laki-laki dan perempuan memperoleh ketrampilan berbeda

yang menuju ke karier yang berbeda. Ketrampilan itu diterapkan dalam perdagangan, jasa,

manufaktur, pengolahan makanan, rekreasi, informasi dan komunikasi, dan bentuk usaha

lain. Ketrampilan yang diperoleh adalah aset besar yang  dapat dibanggakan oleh laki-laki

dan perempuan. Keberadaan berbagai jenis usaha di dalam masyarakat Anda memberikan

peluang untuk menerapkan ketrampilan yang telah diperoleh selama pelatihan Anda. Semua

jenis ketrampilan yang dipelajari mempunyai kesempatan untuk diterapkan jika dicari peluang

pada semua jenis usaha. Adalah normal bagi laki-laki dan perempuan untuk

mempertimbangkan kesesuaian nilai-nilai pribadi, kepentingan dan harapan dengan jenis

usaha dimana mereka ingin terlibat. Namun, jika diambil terlalu jauh, ini dapat membatasi

peluang Anda.

Inti atau pesan kunci diatas adalah untuk memberikan pengertian bahwa Anda telah mulai

dengan cara yang benar dengan memperoleh ketrampilan. Langkah berikutnya adalah untuk

8
Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?
waspada dan mengevaluasi banyaknya usaha di masyarakat Anda dan mengamati sifat sinergi

potensialnya. Langkah terakhir adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ketrampilan yang

Anda peroleh dapat diterapkan atau dimanfaatkan dalam berbagai usaha yang mungkin.

Maka Anda dapat melakukan apa yang dapat Anda lakukan, dengan apa yang Anda dimiliki,

dimana Anda berada, dan tetap berhasil.

B. Arti dan Lingkup Usaha
Dalam pengertian sempit, Usaha adalah kegiatan yang menghasilkan uang. Dalam pengertian

luas usaha adalah suatu ide yang diwujudkan dalam suatu rencana dan dilaksanakan dalam

suatu kegiatan. Secara sederhana, setiap kegiatan dapat diartikan sebagai usaha jika

dilaksanakan melalui langkah-langkah: 1). Mencari ide, 2). Direncanakan, 3). Dilaksanakan,

4). Terdapat aktifitas yang jelas, 5). Adanya imbalan atau penghargaan atas kegiatan tersebut.

Anda dapat menjadi seseorang yang mempunyai jiwa kewirausahaan apabila Anda secara

terus menerus mengikuti secara sistematis proses diatas dalam menghadapi tantangan-

tantangan dalam kehidupan Anda. Dengan memahami konsep usaha sebagaimana pengertian

di atas, Anda dapat memahami bahwa terdapat banyak orang yang mempunyai potensi

kewirausahaan, dan bahkan Anda dapat mewujudkan usaha bisnis Anda sendiri. Yang

membedakan apabila seseorang memiliki jiwa kewirausahaan adalah mereka yang dapat

menghadapi secara positif tantangan dan masalah yang mereka hadapi setiap hari dengan

mereka yang tidak dapat menghadapinya adalah dalam pendekatan dan sikap mereka ketika

menghadapi persoalan dan memecahkan masalah.

Menjadi seseorang dengan jiwa kewirausahaan dapat memberi keuntungan bagi Anda secara

perorangan dan dapat pula membantu anda untuk menjadi orang yang berharga, bermanfaat

di keluarga anda, kelompok, tempat bekerja dan masyarakat umum. Memiliki sifat

kewirausahaan akan membuat anda mencapai banyak hal dan akan menonjol ditengah or-

ang banyak karena sikap dan pendekatan anda yang sistematis terhadap isu-isu ataupun

kejadian-kejadian yang sedang berlangsung. Dengan menggunakan pendekatan

kewirausahaan Anda akan tahu apa yang akan anda lakukan dalam kondisi apapun yang

perlu dihadapi . Pendekatan seperti ini akan membuat anda menghargai tantangan dalam

hidup karena akan dapat mewujudkan tantangan itu menjadi hasil yang positif.

Dengan memahami konsep usaha sebagaimana pengertian di atas, anda dapat memahami

bahwa, termasuk anda dapat mewujudkan usaha bisnis anda sendiri, dengan kata lain

pengusaha tidak dibatasi dengan jenis kelamin, umur, kepercayaan, suku, dan atau unsur

pembeda yang lain.

Untuk membantu anda menjadi seorang pengusaha, anda membutuhkan dan perlu mengingat

KE W I R A U S A H A A N dibawah ini :
K Kreatif, ketrampilan, Kepemimpinan, Ketidakpastian
Pengusaha baik laki-laki dan perempuan mempunyai kemampuan atau pengetahuan

yang memungkinkan mereka untuk melakukan dan menyelesaikan aktivitas. Kebanyakan

mereka yang berjiwa kewirausahaan mempunyai pengetahuan yang cukup, sikap dan

ketrampilan praktis untuk memimpin, berani dan mampu untuk menghadapi

ketidakpastian serta memiliki kreatifitas yang tinggi dengan memanfaatkan perubahan

yang terjadi serta sumber daya yang mampu dikelola.

9
Mengetahui Tentang Bisnis
E Energi, Empati, Etika
Bekerja keras dengan cara yang pintar, adalah kunci dalam kewirausahaan. Banyak

kekuatan mental dan fisik dibutuhkan untuk dapat menghadapi semua tantangan yang

terlibat dalam memperoleh solusi bagi masalah dan untuk berhasil menyelesaikan suatu

usaha. Untuk meningkatkan kekuatan, anda perlu merangsang otak dan semua indra –

penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, dan rasa sehingga semua siap dalam

mengenali apa yang perlu dilakukan dalam situasi yang berbeda disamping itu sikap ber-

empathi degan etika yang baik juga mampu memberikan rangsangan kepada kita untuk

mempu menyelesaikan masalah orang lain. Dalam rangka menjalankan kegiatan tersebut

Anda perlu sehat dan fit secara fisik, dan ini bisa dicapai dengan diet yang sesuai dan

latihan fisik.

W Wawasan Luas
Wawasan yang luas terhadap segala sesuatu yang pernah diketahui dan atau dialami

dalam kehidupan sehari-hari atau dengan memahami pengalaman orang lain, dapat

dijadikan sebagai salah satu sumber berpikir untuk menyelesaikan masalah melalui

penciptaan hal-hal yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat.

I Ide, Inovasi, Imbalan, Inisiatif
Kemampuan untuk menerapkan ide-ide baru yang memungkinkan Anda mejalankan

aktivitas secara berbeda adalah tanda lain mereka yang berjiwa kewirausahaan. Melalui

inisiatif, imajinasi, intuisi dan pengetahuan individu, Anda akan dapat mengubah sesuatu

atau menemukan jalan untuk mengakomodasi situasi yang baru. Apapun yang Anda

hadapi. Informasi mengenai isu dan bidang yang berbeda adalah masukan yang penting

untuk menjadi inovatif. Maka, laki-laki dan perempuan yang mau berusaha memberi

nilai yang besar pada informasi dan mereka selalu awas dan senantiasa melakukan

penelitian.

R Rencana
Supaya dapat melihat gambar keseluruhan dari usaha dalam pengertian mengapa harus

didirikan, apa yang harus dilakukan, bagaimana dapat diselesaikan, siapa yang akan

melakukannya dan kapan akan selesai, adalah perlu untuk membuat rencana tertulis.

Rencana tertulis dapat menjelaskan situasi dan membantu membuat keputusan apakah

akan melibatkan diri dalam kegiatan yang berakibat suatu usaha dimulai atau tidak. Dalam

hal usaha bisnis, perencanaan akan memberi indikasi apakah akan terjadi keuntungan

atau kerugian.

A Adil
Seorang pengusaha perlu memiliki sifat adil dalam arti sempit mampu menjaga perlakuan

diri terhadap pekerja atau orang lain sehubungan dengan hak dan kewajiban baik pada

saat berinteraksi langsung maupun tidak langsung dengan pengusaha

U Ulet
Keputusan untuk mengambil langkah dan memulai usaha atau melakukan kegiatan harus

dibuat. Semua laki-laki dan perempuan yang mau berusaha membuat keputusan ini hanya

setelah mereka melakukan sejumlah penelitian, sehingga pada akhirnya mereka biasanya

10
Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?
dapat mencapai hasil sukses dan mendapatkan keuntungan. Anda selalu harus mengambil

langkah pertama, karena hal ini menandai perbedaan antara yang berjiwa kewirausahaan

dan mereka yang tidak. Sukses dimulai dari keputusan untuk memulai bergerak ke arah

yang benar dan yang kita inginkan.

S Supel, Sabar, Senang
Pengembangan kepribadian seseorang untuk mampu berinteraksi dengan orang lain salah

satu sifat yang harus dimiliki adalah mampu berinteraksi dan memposisikan dirinya dalam

lingkungan dan kondisi yang sedang berlangsung. Sabar dan tidak keberatan dan dengan

senang hati untuk mendengarkan pendapat orang lain, akan mampu memberikan banyak

peluang usaha dan relasi di kemudian hari.

A Antusias
Terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi ketika mencoba untuk mendirikan suatu

usaha. Perempuan menghadapi tantangan yang spesifik, beberapa diantaranya negatif

dan tidak berpihak. Untuk mewujudkan usaha yang akan memberi keuntungan yang

Anda harapkan, kemampuan untuk tetap berada di jalur yang digariskan meskipun

terdapat banyak tantangan di sepanjang jalan adalah penting. Kesabaran, ketehunan

dan kepercayaan diri adalah beberapa sikap yang harus Anda terapkan untuk bertahan

terhadap tantangan mental dan fisik yang akan Anda hadapi.

H Hasil (laba), Hadiah
Anda yakin bahwa untuk mencapai penghargaan yang memuaskan dari pekerjaan, Anda

perlu mengerjakan dan menyelesaikan tugas secara baik dan tepat waktu dengan penuh

harapan dan target. Efisiensi, keefektifan dan pengaturan waktu adalah aspek penting

yang membuat anda dapat menyelesaikan pekerjaan. Kemampuan

untuk berfokus pada hasil kerja membantu Anda untuk berkonsentrasi pada apapun yang

Anda ingin lakukan.

A Asa
Anda mempunyai motivasi untuk mencapai kesuksesan dan melakukan semua kegiatan

Anda. Sikap dan ketajaman persepsi Anda memungkinkan Anda bekerja untuk mendapat

hasil yang diharapkan setiap kali Anda berniat melakukan sesuatu. Pendekatan ini

membuat Anda bekerja lebih keras daripada orang lain.

A Akal Sehat
Akal sehat sangat penting bagi seorang pengusaha untuk selalu berpikir positif kepada

orang lain, disamping agar mampu melakukan prediksi dan perencanaan yang realistis

sehingga kerugian dapat dihindarkan.

N Norma
Salah satu syarat seorang pengusaha dapat menjalankan kegiatan usahanya adalah apabila

mereka mengetahui norma/aturan/kebiasaan dan mampu untuk tidak melanggarnya.

Dalam pengertian formal, norma dapat dikatakan sebagai hukum yang harus dipahami

oleh seorang pengusaha terkait dengan apa yang boleh dan bisa dikerjakan dan hal-hal

apa yang seharusnya dihindari.

11
Mengetahui Tentang Bisnis
12
Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?
I TOPIK 2: Usaha dan Peran Yang dimainkan
Setiap Orang
II WAKTU YANG DISARANKAN:
• 3 Jam
III TUJUAN:
• Agar peserta dapat mengetahui fakta-fakta tentang usaha kecil

• Agar peserta dapat mengenali bahwa meskipun semua orang terlibat dalamusaha,

masing-masing memegang peran yang berbeda dan setiap orang memilih peran

yang diinginkan.

IV  DASAR PEMIKIRAN:
• Dengan mengetahui statistik, ciri, karakteristik, tipe dan kegunaan dari usaha kecil,
peserta dapat membuat keputusan yang lebih baik dan lebih realistik mengenai

bagaimana mereka ingin terlibat.

• Melalui identifikasi peran yang dimainkan dalam usaha bisnis, murid dapat
mengamati bahwa, meskipun semua peran itu penting, beberapa lebih

penting daripada yang lainnya untuk keberhasilan usaha secara keseluruhan.

Peran-peran di hargai dengan cara yang berbeda, tergantung pada tingkat

kepentingannya.

V  KEGIATAN:
1. Bagi peserta menjadi dua kelompok (positif dan negatif) dan minta mereka untuk
memperdebatkan pernyataan berikut :

“Usaha kecil tidak penting bagi pengembangan ekonomi negara. Semua usaha

kecil harus ditutup demi pertumbuhan ekonomi dan daya saing”.

2. Bandingkan informasi yang dihasilkan dengan arti, fakta-fakta, dan alasan untuk
tertarik pada usaha kecil yang diberikan dalam TRANSPARANSI 1 hingga 4.
3. Minta peserta untuk menggolongkan karakteristik usaha kecil sebagai kekuatan
atau kelemahan dan bandingkan dengan yang terdapat pada TRANSPARANSI 5

dan HANDOUT 1.

4. Minta agar peserta mengisi LEMBAR KERJA 1 untuk melihat apakah mereka dapat
mengidentifikasi usaha kecil yang bearad di sekitar Anda.
5. Tunjukkan TRANSPARANSI 6, 7dan 8 untuk menunjukkan strategi kelangsungan
hidup dari usaha kecil, sifat lokal dari usaha kecil dan bidang dimana usaha kecil

berhasil. Tekankan bahwa: Usaha kecil memainkan peran di semua negara dan di

semua sektor ekonomi.

6. Usaha kecil mempunyai sifat unik yang membuatnya dapat muncul dan tumbuh.
Minta murid mengisi LEMBAR KERJA 2 mengenai jenis pegawai yang diperlukan

untuk menjalankan usaha yang diidentifikasi. Tunjukkan TRANSPARANCY 3 dan

identifikasikan apakah setiap posisi adalah Un-Skilled, Semi Skilled atau Skilled.

7. Minta agar murid membaca HANDOUT 2, yang menunjukkan bahwa pengusaha
menjalankan dan atau memulai usaha bisnis dengan menggunakan strategi yang

berbeda.

13
Mengetahui Tentang Bisnis
TRANSPARANSI 1
MODUL 1: Topik 2
Pengertian Usaha Kecil
A
Usaha Yang Memiliki Ciri-Ciri

• Manajemen tergantung pemilik (bebas ditentukan oleh pemilik)

• Modal disediakan oleh pemilik

• Daerah operasi  lokal

• Berukuran/skala relatif kecil

B
“Sebuah usaha yang pemiliknya mempunyai jalur komunikasi langsung dengan

kegiatan operasi dan dengan sebagian besar tenaga kerja, termasuk personil

kunci”

C
“Usaha  yang dimiliki dan dioperasikan dan atau dikendalikan secara individu”
D
“usaha yang mempekerjakan tidak lebih dari limapuluh orang” (jumlah ini

mungkin berbeda dari satu negara ke negara lain).

Selengkapnya silahkan download di sini format pdf

Posted in Kewirausahaan | Tagged: , , , | Leave a Comment »