MyBlog

Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Pemenang Sayembara buku pengayaan Puskurbuk 2012

Posted by haryvedca on November 6, 2012

Selamat kepada para pemenang

 

Berita nya:

Dari 847 naskah telah terpilih 53 pemenang yang terdiri dari 8 orang kelompok siswa, 12 orang kelompok umum, dan 34 orang kelompok pendidik dan tenaga pendidik yang berasal dari 10 provinsi yaitu provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Pengumuman dan Penyerahan Hadiah Pemenang Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012 oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dilaksanakan pada hari Senin, 5 November 2012 di Hotel Aryaduta Jakarta, Jalan Prapatan/Tugu Tani 44-48 Jakarta

Selengakapnya

situs

Posted in Pendidikan | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Jenis media pembelajaran

Posted by haryvedca on March 8, 2012

Media pembelajaran banyak jenis dan macamnya. Dari yang palng sederhana dan murah hingga yang
canggih dan mahal. Ada yang dapat dibuat oleh guru sendiri dan ada yang diproduksi pabrik. Ada yang sudah
tersedia di lingkungan untuk langsung dimanfaatkan dan ada yang sengaja dirancang.
Berbagai sudut pandang untuk menggolongkan jenis-jenis media.
Rudy Bretz (1971) menggolongkan media berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak):
1. Media audio
2. Media cetak
3. Media visual diam
4. Media visual gerak
5. Media audio semi gerak
6. Media visual semi gerak
7. Media audio visual diam
8. Media audio visual gerak
Anderson (1976) menggolongkan menjadi 10 media:
1. audio                                          : Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
2. cetak                                          : buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar
3. audio-cetak                                : kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis
4. proyeksi visual diam                  : Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
5. proyeksi audio visual diam         : film bingkai slide bersuara
6. visual gerak : film bisu
7. audio visual gerak                      : film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi
8. obyek fisik : Benda nyata, model, spesimen
9. manusia dan lingkungan : guru, pustakawan, laboran
10. komputer                                    : CAI
Schramm (1985) menggolongkan media berdasarkan kompleksnya suara, yaitu: media kompleks (film, TV, Video/
VCD,) dan media sederhana (slide, audio, transparansi, teks). Selain itu menggolongkan media berdasarkan
jangkauannya, yaitu media masal (liputannya luas dan serentak / radio, televisi), media kelompok (liputannya seluas
ruangan / kaset audio, video, OHP, slide, dll), media individual (untuk perorangan / buku teks, telepon, CAI).
Henrich, dkk menggolongkan:
1. media yang tidak diproyeksikan
2. media yang diproyeksikan
3. media audio
4. media video
5. media berbasis komputer
6. multi media kit.
Pada artikel ini, media akan diklasifikasikan menjadi media visual, media audio, dan media audio-visual.
A. MEDIA VISUAL
1. Media yang tidak diproyeksikan
1. Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat
melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada
siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan
organ tanaman.
2. Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda
yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal
untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada
hewan.
3. Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media
grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep
yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis media grafis adalah:
1) gambar / foto: paling umum digunakan
2) sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa
dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas pesan.
3) diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan
struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel
samapai organisme.
4) bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa. Selain itu
bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai
bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.
5) grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang
menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.
2. Media proyeksi
1. Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap
seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media
transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead
projector / OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
– Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu
– Membuat sendiri secara manual
2. Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci.
Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir
sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan
kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan
dibutuhkan proyektor slide.
B. MEDIA AUDIO
1. Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan
aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah
kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.
2. Kaset-audio
Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan
media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.
C. MEDIA AUDIO-VISUAL
1. Media video
Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan
pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
2.  Media komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan
gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung
dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber
belajar yang hampir tanpa batas.

edu-articles.com

Posted in Pendidikan | Tagged: , | Leave a Comment »

Modul – Praktik Fisika SMP

Posted by haryvedca on September 15, 2010

Lembar Kerja

Fluida – Hukum Archimedes (F – 1)

I.         Tujuan

Peserta diklat mampu memahami hukum Archimedes, menyelidiki hubungan gaya ke atas dengan berat zat cair yang dipindahkan.

II.         Indikator Penilaian

–          Peserta diklat mampu merangkai alat dan bahan sesuai lembar kerja.

–          Peserta diklat mampu memahami hukum Archimedes.

III.        Teori Dasar

Tentunya Anda pernah memasukkan benda ke dalam air. Ada tiga kemungkinan pada benda tersebut, yaitu terapung, melayang, atau tenggelam. Tahukah Anda mengapa sebuah kapal layar/kapal laut dapat mengapung di atas air? Padahal, kapal tersebut tentunya mempunyai berat yang besar, mengapa tidak tenggelam? Hal itu berhubungan dengan hokum-hukum fisika, untuk mengetahuinya pelajarilah uraian berikut.

Jika sebuah benda dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam suatu fluida (cairan atau gas) yang diam, fluida tersebut akan mengerahkan tekanan pada setiap bagian permukaan benda yang bersentuhan dengan benda tersebut. Resultan semua gaya yang bekerja adalah sebuah gaya yang mengarah ke atas, yang dinamakan gaya angkat ke atas atau gaya apung.

Tentunya Anda telah mempelajari tentang pengertian gaya dan tekanan. Gaya secara singkat diartikan sebagai tarikan atau dorongan yang bekerja pada sebuah ‘titik’ benda. Tekanan / stress adalah besarnya gaya yang bekerja pada suatu satuan luas. Secara matematis tekanan dituliskan sebagai berikut.

Download

Lembar Kerja

Usaha dan Energi (M-2)

I.        Tujuan

Memahami pengertian Usaha dan Energi.

II.         Indikator Penilaian

III.         Teori Dasar

Manusia dapat melakukan aktivitas  atau kegiatan sehari-hari karena adanya energi yang diperoleh dari makanan yang berasal dari alam. Di alam terdapat banyak sumber energi, misalnya energi matahari, batubara, air, angin, radioaktif, dan lain-lain. Energi tersebut ada yang terbarui dan ada pula yang tidak dapat diperbarui. Energi yang dapat diperbarui misalnya energi angin, air, matahari. Energi tersebut banyak tersedia di alam. Energi yang tak terbarui adalah sumber energi yang terbatas jumlahnya di lam dan akan habis, misalnya minyak bumi, batubara, gas, dll

Jika Anda mendorong mobil sehingga mobil tersebut berpindah tempat, atau mengangkut sekarung beras sehingga berpindah tempat masuk ke dalam mobil, maka Anda disebut telah melakukan usaha.. Usaha didefinisikan sebagai gaya (F) yang bekerja pada suatu benda yang menyebabkan benda tersebut berpindah kedudukannya. Secara matematis usaha dituliskan.

Download
Read the rest of this entry »

Posted in Fisika, Pendidikan | 1 Comment »

Pendidikan Karakter Pecut Kekritisan Siswa

Posted by haryvedca on August 19, 2010

Rifa Nadia Nurfuadah – Okezone

Wamendiknas Fasli Jalal. (Foto: Koran SI)


JAKARTA – Pendidikan memegang peran penting dalam proses pencerdasan kehidupan bangsa. Namun, dalam praktiknya penyelenggaraan pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya adil, merata, dan jujur.

Kondisi ini memerlukan penerapan pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional. Namun demikian, Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal menilai, penerapan  endidikan karakter tidak memerlukan satu mata pelajaran tersendiri.

“Sebab, selama ini nilai-nilai pendidikan karakter sebenarnya sudah terintegrasi dalam berbagai mata pelajaran lainnya,” ujar Fasli dalam Tadarus Kebangsaan Ramadan 1431 H, Rabu (18/8/2010).

Fasli menjelaskan, integrasi pendidikan karakter dalam berbagai mata pelajaran misalnya terlihat pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). Siswa diajak merenungi keagungan ciptaan Tuhan sambil menekuni beragam rumus.

Hal tersebut diamini pemerhati pendidikan karakter, Ratna Megawangi. Menurut Ratna,  pendidikan karakter juga harus mampu menyukseskan proses internalisasi nilai-nilai moral.

“Jadi, bukan sekadar mengetahui mana yang baik dan buruk. Tapi seorang siswa juga harus mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dengan benar dalam kehidupan sehari-hari,” papar Ratna.

Sementara, dalam diskusi bertema Reorientasi Nasionalisme Kita: Berharap pada Pendidikan Karakter, Mungkinkah? ini, pakar psikologi sosial Yayah Khisbiyah menyatakan, pentingnya pendidikan kewarganegaraan dan pengembangan karakter.

“Hal tersebut penting untuk menyiapkan peserta didik sebagai warga negara yang  kritis dan mampu memberikan kontribusi dalam memajukan bangsa,” pungkas Yayah.

(rhs)

Posted in Pendidikan | Leave a Comment »

Briket Batubara sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah

Posted by haryvedca on August 13, 2010

Briket Batubara sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah

Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada?meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah. Minyak?tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi?pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49?trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun.?Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi?yang?ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Namun untuk?mengantisipasi kenaikan harga BBM dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar?alternatif yang murah dan mudah didapat.

Briket batubara merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari batubara, bahan bakar?padat ini murupakan bahan bakar alternatif atau merupakan pengganti Minyak tanah yang?paling murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara masal dalam waktu yang relatif?singkat mengingat teknologi dan peralatan yang digunakan relatif sederhana.

Briket Batubara

Briket batubara adalah bahan bakar padat yang terbuat dari batubara dengan sedikit?campuran seperti tanah liat dan tapioka. Briket batubara mampu menggantikan sebagian?dari kegunaan Minyak tanah sepeti untuk : Pengolahan makanan, pengeringan, pembakaran,?dan pemanasan. Bahan baku utama Briket batubara adalah batubara yang sumbernya?berlimpah di Indonesia dan mempunyai cadangan untuk selama lebih kurang 150 tahun.

Teknologi pembuatan briket tidaklah terlalu rumit dan dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pihak swasta dalam waktu singkat. Sebetulnya di Indonesia telah mengembangkan briket batubara sejak tahun 1994 namun tidak dapat berkembang dengan baik mengingat Minyak tanah masih disubsidi sehingga harganya masih sangat murah, sehingga masyarakat lebih memilih Minyak tanah untuk bahan bakar sehari-hari. Namun dengan kenaikan harga BBM per 1 Oktober 2005, mau tidak mau masyasrakat harus berpaling pada bahan bakar alternatif yang lebih murah seperti Briket Batubara.

Jenis Briket batubara

1. Jenis Berkarbonisasi (super), jenis ini mengalami terlebih dahulu proses dikarbonisasi sebelum menjadi Briket. Dengan proses karbonisasi zat-zat terbang yang terkandung dalam Briket Batubara tersebut diturunkan serendah mungkin sehingga produk?akhirnya tidak berbau an berasap, namun biaya produksi menjadi meningkat karena pada?Batubara tersebut terjadi rendemen sebesar 50%. Briket ini cocok untuk digunakan untuk?keperluan rumah tangga serta lebih aman dalam penggunaannya.

2. Jenis Non Karbonisasi (biasa), jenis yang ini tidak mengalamai dikarbonisasi sebelum?diproses menjadi Briket dan harganyapun lebih murah. Karena zat terbangnya masih?terkandung dalam Briket Batubara maka pada penggunaannya lebih baik menggunakan tungku (bukan kompor) sehingga akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dimana seluruh zat terbang yang muncul dari Briket akan habis terbakar oleh lidah api dipermukaan tungku. Briket ini umumnya digunakan untuk industri kecil.

Produsen terbesar Briket Batubara di Indonesia saat ini adalah PT. Tambang Batubara?Bukit Asam (Persero), atau PT. BA yang mempunyai 3 pabrik yaitu di Tanjung Enim?Sumatera Selatan, Bandar Lampung dan Gresik Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 115.000 ton pertahun. Disamping PT. BA terdapat beberpa perusahaan swasta lain yang meproduksi Briket Batubara namun jumlahnya jauh lebih kecil dibanding PT. BA dan belum berproduksi secara kontinyu.

Dengan adanya kenaikan BBM khususnya Minyak Tanah dan Solar, tentunya penggunaan Briket Batubara oleh kalangan rumah tangga maupun industri kecil/menengah akan lebih ekonomis dan menguntungkan, namun demikian kemampuan produksi dari PT. BA. masih sangat kecil, untuk mengatasi kekurangan tersebut diharapkan partisipasi serta keikutsertaan pihak swasta untuk memproduksi dan mensosialisasikan penggunaan Briket Batubara disetiap daerah.

Keunggulan Briket Batubara

1. Lebih murah
2. Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untk pembakaran yang lama
3. Tidak beresiko meledak/terbakar
4. Tidak mengeluarkan sauara bising serta tidak berjelaga
5. Sumber Batubara berlimpah

Perbandingan Pemakaian Minyak Tanah dengan Briket

Rumah tangga untuk 3 ltr/hari Minyak tanah Rp. 9000/hari; Briket Rp. 5400/hari; Penghematan Rp. 3600/hari. Warung makan untuk 10 ltr/hari Minyak Tanah Rp. 30.000/hari; Briket Rp. 18.000/hari; Penghematan Rp. 12.000/hari. Industri kecil untuk 25 ltr/hari Minyak Tanah Rp. 75.000/hari; Briket 45.000/hari; Penghematan Rp. 30.000/hari
Industri kecil untuk 100 ltr/hari Minyak Tanah Rp. 2.000.000/hari; Briket Rp. 1.502.450/hari; Penghematan Rp. 497.550/hari.

Parameter Antara Minyak Tanah dan Briket

Nilai kalori : Minyak Tanah 9.000 kkal/ltr; Briket : 5.400 kkal/kg
Ekivalen : Minyak Tanah 1 ltr; Briket 1.50 kg
Biaya : Minyak Tanah Rp. 2800,- Briket : Rp. 1.300

Jenis dan Ukuran Briket batubara

1. Bentuk telur : sebesar telu ayam
2. Bentuk kubus : 12,5 x 12,5 x 5 cm
3. Bentuk selinder : 7 cm (tinggi) x 12 cm garis tengah

Briket bentuk telur cocok untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan, sedangkan bentuk kubus dan selinder digunakan untuk kalangan industri kecil/menengah.

Kompor/Tungku Briket Batubara

Penggunaan Briket Batubara harus dibarengi serta disiapkan Kompor atau Tungku, jenis dan ukuran Kompor harus disesuaikan dengan kebutuhan. Pada prinsipnya Kompor/Tungku terdidri atas 2 jenis :

1. Tungku/Kompor portabel, jenis ini pada umumnya memuat briket antara 1 s/d 8 kg serta dapat dipindah-pindahkan. Jenis ini digunakan untuk keperluan rumah tangga atau rumah makan.
2. Tungku/Kompor Permanen, biasanya memuat lebih dari 8 kg briket dibuat secara permanen. Jenis ini dipergunakan untuk industri kecil/menengah.

Persyaratan Kompor/tungku harus memiliki :
1. Ada ruang bakar untuk briket
2. Adanya aliran udara (oksigen) dari lubang bawah menuju lubang atas dengan melewati raung bakar briket yang terdiri dari aliran udara primer dan sekunder
3. Ada rung untuk menampung abu briket yang terleak di bawah ruang bakar briket

Pengembangan produksi Briket batubara dan kompor/tungku sampai saat ini pihak BPP Teknologi melalui Balai Besar Teknologi Energi (B2TE) telah lama mengembangkan dan men-disain mesin untuk memproduksi Briket Batubara skala kecil/menengah dengan kapsitas produksi sebesar 2 s/d 8 ton/hari. Dengan demikian industri briket sakala kecil/menengah ini diharapkan bisa tersebar di sentra-sentra pengguna Briket Batubara sehingga mudah dalam penyediaan briket secara kontinyu. Disamping itu pula BPP Teknologi telah mengembangkan jenis-jenis Kompor/Tungku Briket untuk keperluan rumah tangga, rumah makan serta industri kecil/menengah.

Posted in Fisika, pertanian | Tagged: | 1 Comment »

Lembar Kerja – Tekanan Hidrostatika (F – 2)

Posted by haryvedca on July 13, 2010

I.          Tujuan

Menyelidiki pengaruh kedalaman cairan terhadap tekanan hidrostatika.

II.         Indikator Penilaian

–       Peserta diklat mampu memahami pengertian hidrostatika.

–       Peserta diklat mampu memahami pengaruh kedalaman terhadap tekanan hidrostatika.

III.        Teori Dasar

Statika fluida, kadang disebut juga hidrostatika, adalah cabang ilmu yang mempelajari fluida dalam keadaan diam, dan merupakan sub-bidang kajian mekanika fluida. Istilah ini biasanya merujuk pada penerapan matematika pada subyek tersebut. Statika fluida mencakup kajian kondisi fluida dalam keadaan kesetimbangan yang stabil. Penggunaan fluida untuk melakukan kerja disebut hidrolika, dan ilmu mengenai fluida dalam keadaan bergerak disebut sebagai dinamika fluida.

Karena sifatnya yang tidak dapat dengan mudah dimampatkan, fluida dapat menghasilkan tekanan normal pada semua permukaan yang berkontak dengannya. Pada keadaan diam (statik), tekanan tersebut bersifat isotropik, yaitu bekerja dengan besar yang sama ke segala arah. Karakteristik ini membuat fluida dapat mentransmisikan gaya sepanjang sebuah pipa atau tabung, yaitu, jika sebuah gaya diberlakukan pada fluida dalam sebuah pipa, maka gaya tersebut akan ditransmisikan hingga ujung pipa. Jika terdapat gaya lawan di ujung pipa yang besarnya tidak sama dengan gaya yang ditransmisikan, maka fluida akan bergerak dalam arah yang sesuai dengan arah gaya resultan.

Konsepnya pertama kali diformulasikan, dalam bentuk yang agak luas, oleh matematikawan dan filsuf Perancis, Blaise Pascal pada 1647 yang kemudian dikenal sebagai Hukum Pascal. Hukum ini mempunyai banyak aplikasi penting dalam hidrolika. Galileo Galilei, juga adalah bapak besar dalam hidrostatika.

Sevolume kecil fluida pada kedalaman tertentu dalam sebuah bejana akan memberikan tekanan ke atas untuk mengimbangi berat fluida yang ada di atasnya. Untuk suatu volume yang sangat kecil, tegangan adalah sama di segala arah, dan berat fluida yang ada di atas volume sangat kecil tersebut ekuivalen dengan tekanan yang dirumuskan sebagai berikut.

P = ρ g h

Dengan:               P adalah tekanan hidrostatik (dalam pascal);

ρ adalah kerapatan fluida (dalam kilogram per meter kubik);

g adalah percepatan gravitasi (dalam meter per detik kuadrat);

h adalah tinggi kolom fluida (dalam meter).

Iv. Alat dan Bahan

  1. Seperangkat statif.
  2. Selang plastik
  3. Beaker glass
  4. Manometer U
  5. Pengukur tekanan air

V.         Langkah Kerja

  1. Rangkai alat percobaan seperti pada gambar berikut!

Gambar Rangkaian alat

  1. Pasang balok selang seperti gambar 1! Perhatikan ujung selang pada garis ”0”!
  2. Buka baut balok pendukung dan celupkan pengukur tekanan dengan kedalaman 3 cm!
  3. Ukurlah perbedaan air (h) dalam manometer U!
  4. Ulangi langkah 2, 3 dan 4 dengan kedalaman 6 dan 9 cm!
  5. Lakukan hal yang sama untuk gambar 2 dan gambar 3!

Gambar 1                                       Gambar 2                             Gambar 3

Tabel Pengamatan

No Posisi Ujung Selang h = perbedaan tinggi muka air
3 cm 6 cm 9 cm
1. Ke atas

(Gambar1)

2. Ke bawah

(Gambar 2)

3. Ke samping

(Gambar 3)

VI.           Tugas

  1. Apa yang dapat Anda simpulkan dari percobaan di atas?
  2. Apa penerapan dalam kehidupan sehari-hari?

Posted in Fisika | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Judul Buku Murah BSE – SMA SMK

Posted by haryvedca on June 29, 2010

SMA/SMK

Edisi 1

  1. BAhasa Indonesia – Edisi 1
  2. BHS DAN SASTRA XII IPA MUH ROHMADI.pdf
  3. Terampil Bhs Indonesia kls XI Gunawan BS.pdf
  4. B & S Indonesia SMA Kls X Sri Utami.pdf
  5. Kom B Indonesia Kls XII SMK Nani Darmayanti.pdf
  1. BAhasa Inggris – Edisi 1
  2. INGGRIS 10 SMA AHMAD DODDY.pdf
  3. INGGRIS 11 SMA BAHASA AHMAD DODDY.pdf
  4. INGGRIS 12 SMA IPA IPS AHMAD DODDY.pdf
  5. INGGRIS 10 SMA JOKO PRIYANA.pdf
  6. INGGRIS 11 SMA BAHASA JOKO PRIYANA.pdf
  7. INGGRIS 12 SMA BAHASA JOKO.pdf
  8. INGGRIS 11 SMA IPA IPS JOKO PIRYANA .pdf
  9. INGGRIS 12 SMA IPA IPS JOKO.pdf
  10. MTK 12 SMA BAHASA GERY.pdf
  11. MTK 11 SMA WAHYUDIN.pdf
  12. MTK 11 SMA BAHASA PANGARSO.pdf
  13. MTK 12 SMA BAHASA PANGARSO.pdf
  14. MTK 11 SMA IPA NUGROHO SUDYARTO.pdf
  15. MTK 12 SMA PESTA ES.pdf
  16. Aktif Matematika Kls XI SMK Kana Hidayat.pdf
  17. Aktif Matematika Kls XII SMK Kana Hidayat.pdf
  18. Mahir Mat 2 Kls XI SMK Agus Irawati.pdf
  19. Mahir Mat Kls XII SMK Agus Irawati.pdf
  20. Mat Akuntansi Kls X SMK To’ Ali.pdf
  21. Mat Akuntansi Kls XI SMK To’ Ali.pdf
  22. Mat Akuntansi Kls XII SMK To’ Al.pdf
  23. Matematika Seni Kls X SMK Hendi Senja G.pdf
  24. Matematika Kls XI SMK Sumadi.pdf
  25. A M B Indonesia Kls X SMK Kastam Syamsi.pdf
  26. B & S Indonesia 2 Kls XI SMK Marthasari.pdf
  27. B & S Indonesia Kls XII SMK Siswasih.pdf
  28. B Indonesia 1 Kls X SMK Mokhamad Irman.pdf
  29. B Indonesia 2 Kls XI SMK Mokhamad Irman.pdf
  30. B Indonesia 3 Kls XII SMK Mokhamad Irman.pdf
  31. B Indonesia T S Kls X SMK Budi Waluyo.pdf
  32. English For SMK X SMK Maria Regina.pdf
  33. Effective Com 2 Kls XI SMK Agus Widyantoro.pdf
  34. Comm Builder Kls XII SMK Eri Kurniawan.pdf
  35. Kreatif Matematika Kls XI SMK Heri Retnawati.pdf
  36. AKTIF DAN KREATIF X YUDI.pdf
  37. AKTIF DAN KREATIF XII YUDI.pdf
  38. AKTIF DAN KREATIF IPA IPS 11 YUDI.pdf
  39. AKTIF DAN KREATIF IPA IPS 12 YUDI.pdf
  40. AKTIF DAN KREATIF XI YUDI.pdf
  41. BHS DAN SASTRA XI EUIS SULASTRI.pdf
  42. BHS DAN SASTRA XII BHS MUH ROHMADI.pdf

Read the rest of this entry »

Posted in Pendidikan | Tagged: , , , | 1 Comment »

Judul Buku Murah BSE – SMP

Posted by haryvedca on June 28, 2010

SMP

Bahasa Indonesia – Edisi 1

  1. B Indo 7 Dew Indrawati.pdf
  2. B Indo 7 Maryati.pdf
  3. BIndo 7 Septi.pdf
  4. Bind 7 Atikah.pdf
  5. Bind 7 Romiyatun – Ismoyo.pdf
  6. B Indo 7 Sarwiji.pdf
  7. B Indo 8 Maryati.pdf
  8. B Indo 8 Dwi Hariningsih.pdf
  9. B Indo 7 Wahono.pdf
  10. B Indo 9 Wahono.pdf
  11. B Indo 8 Sarwiji.pdf
  12. B Indo 8 Asep Yudha.pdf
  13. B Indo 9 Septi .pdf
  14. B Indo 9 Maryati.pdf
  15. B Indo  9 Atikah.pdf
  16. B Indo 9 Sarwiji.pdf
  17. B Indo 9 Asep Yudha.pdf
  18. CONTEKTUAL TEACH & LEARN  BIndo KELAS 7 ENDAH TRI PRIYATNI.pdf
  19. BIND VII NIAKURNIATIFINAL.pdf
  20. BIND VII KOMPBERBHSINDO RATNA SUSANTIfinal.pdf
  21. Contextual Teaching and learning B.Indo VIII Kisyani Laksono final.pdf
  22. Terampil B.Indo Kelas VIII SMP Dewaki Kramadibrata final.pdf
  23. Contextual Bind kls IX SMP Nas Haryat ifinal.pdf
  24. Bind Klas IX Triretnofinal.pdf

Bahasa Indonesia – Edisi 2

  1. BIND 7\
  2. B IND 9\

Bahasa Indonesia – Edisi 3

  1. B.INDO IX\
  2. BIND VII\
  3. BIND IX\
  4. BIND VIII\
  5. Bhs. Indonesia VIII\
  6. Bindo VII SMP oh ok\
  7. Bindo VIII SMP ok\

IPA – Edisi 1

  1. IPA 8 Saiful Karim.pdf
  2. CONTECTUAL TEACH & LEARN IPA KELAS 7 Wasis.pdf
  3. IPA 7 Wasis.pdf
  4. IPA SMP VII TEGUH SUGIYARTO.pdf
  5. IPA TERPADU SMP VII ANI WINARSIH.pdf
  6. CONTEKTUAL TEACH & LEARN IPA KELAS 8 RENIE.pdf
  7. IPA KELAS VIII H. MOCH. AGUS K..pdf
  8. IPA SMP kelas VIII Wasis.pdf
  9. CONTEKTUAL TEACH & LEARN IPA KLS 9 NUR KUSWANTI.pdf
  10. MARI BELAJAR IPA KLS 9 SUKIS WARIYONO.pdf
  11. MARI BELAJAR IPA SMP 9 ELOK SUDIBYO.pdf
  12. PEMBELAJARAN IPA TERPADU KONTEKSTUAL DEWI GUNAWATI.pdf

IPA – Edisi 2

  1. IPA IX\
  2. IPA SMP VII\
  3. Mari Belajar IPA VIII SMP Sukis Wariyono\
  4. IPA VIII\
  5. IPA IX\
  6. IPA 7\
  7. IPA SMP 7\
  8. IPA SMP 8\

IPA – Edisi 3

  1. IPA VII SMP, Asep Suyatna\
  2. IPA SMP VII\
  3. IPA VIII\
  4. IPA IX\
  5. IPA VII\
  6. IPA VIII\
  7. IPA VIII SMP\
  8. IPA Terpadu-VII ok\
  9. IPA Terpadu-VIII ok\
  10. IPA Terpadu-IX SMP ok\
  11. IPA IX SMP, Wasis\
  12. IPA I\
  13. IPA VII\

Matematika – Edisi 1

  1. CONTEKTUAL TEACH & LEARN MAT KELAS 7 ATIK WINARTI.pdf
  2. Mtk KONSEP DAN APLIKASINYA KLS VII Dewi N.pdf
  3. PEGANGAN BELAJAR Matematika VII SMP-A Wagiyo.pdf
  4. CONTEKTUAL TEACH & LEARN MAT KELAS 8 ENDAH BUAI RAHAYU.pdf
  5. MTMTK VIII Dewi Nurharini.pdf
  6. Mudah Belajar Matematika VIII NUNIEK A.pdf
  7. MAT KELAS 9 MTK SULAIMAN.pdf
  8. Matematika IX ICHWAN-MASDUKI.pdf
  9. MTK AKTIF & MENYENANGKAN IX WAHYUDIN. D.pdf
  10. Mudah belajar Matematika IX NUNIEK A.pdf
  11. PEGANGAN BELAJAR  MTK 9 SMP WAGIYO.pdf

Matematika – Edisi 3

  1. Matematika VII SMP\
  2. MATEMATIKA SMP VIII ok\

Bahasa Inggris – Edisi 1

  1. Contextual Teaching and Learning B.Inggris Kelas 7 SMP TH Kumalarini final.pdf
  2. English in Focus Kelas VII SMP Artono Wardiman final.pdf
  3. Scaffolding Kls VII Joko Priyana final.pdf
  4. Contextual Teaching and Learning Bahasa Ingris VIII SMP Utami Widiati final.pdf
  5. English in Focus VIII SMP Artono Wardiman final.pdf
  6. Scaffolding english for smp viii joko priyono final.pdf
  7. Contextual Teaching and Learning B. Ingg IX SMP Gunarso Susilo Hadi final.pdf
  8. English in Focus Kelas  IX SMP Artono Wardiman final.pdf
  9. Scafolding IX SMP Joko Priyana final.pdf

IPS – Edisi 1

  1. IPS VII I Wayan Legawa final.pdf
  2. IPS Kelas VII SMP Waluyo Final.pdf
  3. IPS 1 Kelas VII Didang Final.pdf
  4. Mari Belajar IPS Kelas VII SMP Muh Nurdin Final.pdf
  5. WAWASAN IPS VII IWAN.pdf
  6. CONTEXT IPS VIII I WAYAN.pdf
  7. GALERI IPS SRI SUDARMI.pdf
  8. IPS VIII MTS NANANG.pdf
  9. IPS VIII MTS SANUSI FATAH.pdf
  10. CONTEXT IPS IX I WAYAN.pdf
  11. IPS IX SANUSI FATAH.pdf
  12. IPS IX NANANG.pdf
  13. IPS 3 IX RATNA SUKMAYANI.pdf

IPS _ Edisi 2

  1. IPS VII SMP Lilis Yuliati\
  2. Mari Belajar IPS VIII SMP Muh Nurdin\
  3. IPS VIII SMP Budi Sutrisno\
  4. IPA SMP IX\
  5. IPS 9\
  6. IPS SMP 7\
  7. IPS IX\
  8. IPS 1 SMP\
  9. IPS 2 SMP\

IPS _ Edisi 3

  1. IPS VII SMP Jelajah Cakrawala Sosial, Nurhadi\
  2. IPS VIII SMP Jelajah Cakrawala Sosial Nurhadi\
  3. IPS KLS IX\
  4. ips vii\
  5. ips VIII\
  6. ips kls 9\
  7. IPS IX SMP, Endar Wismulyani\
  8. IPS IX\
  9. IPS SMP VII ok\
  10. IPS SMP VIII ok\
  11. IPS VIII\
  12. IPS VII SMP Suprihartoyo-OK\

PKn – Edisi 1

  1. CONTEXT PKN 7 SUGENG.pdf
  2. CONTEXT PKN 8 DADANG.pdf
  3. CONTEXT PKN 9 SUGENG.pdf

PKn – Edisi 2

  1. PKN SMP IX\
  2. PKN SMP VII\
  3. PKn IX Sugiharso\
  4. PKN kleas VII\
  5. PKN VIII\
  6. PKN SMP VIII\
  7. PKN SMP 9\
  8. PKN SMP VII\
  9. PKN SMP 8\
  10. PKN SMP VIII\
  11. PKN SMP IX\
  12. PKN SMP 7\

PKn – Edisi 3

  1. PKn VIII\
  2. PKn VII, Muji Rahayu-BERMASALAH\
  3. PKn VIII, Gunawan\
  4. PKN IX\
  5. PKN VII SMP ok\
  6. PKN VIII SMP ok\
  7. PKN IX SMP ok\
  8. PKN VII\
  9. PKN VIII\
  10. PKN IX\
  11. PKn VII SMP Subakdi\
  12. PKN IX\
  13. PKN VII\
  14. PKN VIII\
  15. PKN IX\
  16. Pkn SMP VII\
  17. Pkn SMP VIII\
  18. Pkn SMP IX\
  19. PPKN SMP IX\

Posted in Pendidikan | Tagged: , , | 1 Comment »

Judul Buku Murah SD BSE

Posted by haryvedca on June 28, 2010

SD

Bahasa Indonesia – Edisi 1

  1. Bahasa Indonesia – Edisi 1
  2. Bahasa Indonesia kls 1.pdf
  3. Bahasa kita bahasa indonesia kls 1.pdf
  4. Belajar bahasa indonesia itu menyenangkan kls 1.pdf
  5. Indahnya bahasa dan sastra kls 1.pdf
  6. Aku bangga bahasa indonesia kls 2.pdf
  7. bahasa indonesia kls 2.pdf
  8. Cinta berbahasa indonesia kls 2.pdf
  9. Indahnya bahasa dan sastra kls 2.pdf
  10. Aku bangga bahasa indonesia kls 3.pdf
  11. bahasa indonesia kls 3.pdf
  12. bahasa indonesia kls 3 umri.pdf
  13. bahasa indonesia kls 3 kaswan.pdf
  14. bahasa indonesia membuatku cerdas kls 3.pdf
  15. bahasa indonesia SD kls 4.pdf
  16. B Indo IV SD-Umri Nur’aini OK.pdf
  17. bahasa indonesia membuat ku cerdas kls 4.pdf
  18. Bahasa Indonesia kls 5.pdf
  19. bahasa indonesia SD kls 5.pdf
  20. bahasa indonesia membuatku cerdas kls 5.pdf
  21. Indahnya bahasa dan sastra kls 5.pdf
  22. bahasa indonesia SD kls 6 sukini .pdf
  23. BIndo 6 SD UMRI.pdf
  24. bahasa indonesia SD kls 6 samidi.pdf
  25. bahasa indonesia membuat ku cerdas kls 6.pdf

Bahasa Indonesia – Edisi 2

  1. BHS INDONESIA SD 5\
  2. B IND VI\
  3. Bindo 2 SD Tri Puspitasari\
  4. Bina Bindo 2 SD Simin, Karmo\
  5. Bhs Indonesia SD 3\
  6. Bhs Indonesia SD 4\
  7. B IND 4\
  8. B IND SD 6\
  9. BIND SD 6\
  10. B IND 1\
  11. BIND SD 1\
  12. BIND SD V\

Bahasa Indonesia – Edisi 3

  1. BINDO 4 SD\
  2. Bindo 5 SD\
  3. BIND I\
  4. BIND III\
  5. BINDO III SD, Sri Marheni\
  6. BINDO IV SD, Sri Sulasmi\
  7. BINDO V SD, Sri Rahayu\
  8. BINDO VI SD, Sri Marheni\
  9. CerTif Bindo VI SD, Nuniek\
  10. Aku Bisa BIndo-1\
  11. Bahasa Indonesia II SD,Yeti Nurhayati\
  12. Bahasa Indonesia III SD Yeti Nurhayati ok\
  13. Bahasa Indonesia IV SD, Yeti Nurhayati ok\
  14. E:\342 SD\Bhs Indonesia SD\220 BINDO SD 6 ok\
  15. E:\342 SD\Bhs Indonesia SD\227 BINDO 2 SD ok\
  16. E:\342 SD\Bhs Indonesia SD\228 BINDO 4 SD ok\
  17. E:\342 SD\Bhs Indonesia SD\229 BINDO 5 SD ok\

IPA – edisi 1

  1. IPA SD KLS 1 SHOLEHUDIN.pdf
  2. ipa 1 erni zebua.pdf
  3. IPA SD KLS 1 HERY SULISTYANTO.pdf
  4. senang belajar ipa 1 siti rosita.pdf
  5. IPA SD KLS 2 HERY SULISTYANTO.pdf
  6. IPA KLS 2 ERNI ZEBUA.pdf
  7. IPA SD KELAS 2 SJEFUL ANWAR.pdf
  8. senang belajar ipa II Sit rosita.pdf
  9. IPA 3 PRIYONO.pdf
  10. IPA KLS 3 MULYATI ARIFIN.pdf
  11. IPA SD KLS 3 SULAMI.pdf
  12. senang belajar ipa  III Siti rosita.pdf
  13. IPA KLS 4 Heri Sulistyanto.pdf
  14. IPA 4 BUDI WAHYONO.pdf
  15. IPA KLS IV POPPY K. DEWI.pdf
  16. senang belajar ipa IV Siti rosita.pdf
  17. IPA SD KLS 5 HERI SULISTYANTO.pdf
  18. IPA Salingtemas Kl 5SD Choiril A.pdf
  19. senang belajar ipa V Siti rosita.pdf
  20. IPA 6 Dwi Suhartanti.pdf
  21. IPA SD KLS 6 HERI SULISTYANTO.pdf
  22. IPA Kls VI SD Yayat Ibayati.pdf
  23. senang belajar ipa 6 siti rosita.pdf

IPA – Edisi 2

  1. IPA 5 SD Munawar Kholil, Dini\
  2. IPA 2 SD Poppy K. Devi\
  3. Bersahabat dg IPA 1 SD Sani Rusdiansah\
  4. IPA 2 SD Suyatman, Hj. Tutik Endrawati\
  5. IPA 1 SD Sunardi, Nunung Nurhayati\
  6. IPA SD II\
  7. IPA 3 SD POPPY K DEVI\
  8. Asyiknya IPA SD 3\
  9. SAINS IPA SD 4\
  10. SAIN IPA SD 6\
  11. IPA V SD Edy Tarwoko\
  12. IPA SD 5\
  13. IPA SD 6\

IPA – Edisi 3

  1. IPA KLS III\
  2. IPA SD-1\
  3. IPA SD-2\
  4. IPA Kelas 5\
  5. IPA SD II\
  6. IPA IV\
  7. IPA V SD-MI\
  8. IPA VI SD-MI\
  9. IPA III\
  10. IPA IV\
  11. Mengenal Alam SD-1 ok\
  12. IPA III SD, Ahmad Zulfikar Zein ok\
  13. IPA VI\
  14. IPA I SD Choirul Amin\
  15. IPA III SD Choirul Amin\
  16. IPA IV SD Choirul Amin\
  17. IPA V SD Choirul Amin\
  18. IPA VI SD Choirul Amin\
  19. IPA I\
  20. IPA II\
  21. IPA IV\
  22. IPA V\
  23. IPA VI\
  24. IPA I\

IPS – Edisi 1

  1. IPS 1 SD Edi Hernawan.pdf
  2. IPS 1 Inoki Wasis.pdf
  3. IPS 1 Indrastuti.pdf
  4. IPS 2 Kuswanto.pdf
  5. IPS kls 2 (Tri Jaya S).pdf
  6. IPS 2 Nurhadi.pdf
  7. IPS 3 Sunarso.pdf
  8. IPS 3 Muh Nursa’ban.pdf
  9. IPS 3 M Saleh.pdf
  10. IPS 4 Retno HP.pdf
  11. IPS 4 Tantya Hisnu.pdf
  12. IPS 4 I S Sadiman.pdf
  13. IPS Endang Susilaningsih.pdf
  14. IPS 5 Reny Yuliati.pdf
  15. IPS 5 Siti Syamsyah.pdf
  16. IPS 6 Indrastuti.pdf
  17. IPS 6 Arif Julianto.pdf
  18. IPS 6 Sri Wasono Widodo.pdf
  19. IPS 6 Sanusi Fattah.pdf

IPS – Edisi 2

  1. IPS 4 SD R.J. Soenarjo, Ade Munajat\
  2. IPS 6 SD Tri Jaya Suranto, A. Dakir\
  3. IPS 6 SD Irawan Sadad Sadiman\
  4. IPS SD 2 Inoki Wasis Jatmiko\
  5. IPS III SD Inoki Wasis Jatmiko\
  6. IPS 3 SD Muhammad Riduwan\
  7. IPS 3 SD Edi Hernawan\
  8. IPS 1 SD Puji Tyasari\
  9. IPS SD 5\
  10. IPS 4\
  11. IPS 4\
  12. IPS SD 3\
  13. IPS SD IV\
  14. IPS V\
  15. IPS SD 2\
  16. IPS SD 5\
  17. IPS SD II\
  18. IPS SD 1\

IPS – Edisi 3

  1. IPS I SD Dwi Ari\
  2. IPS V SD Dwi Ari Listiyani\
  3. IPS 1 SD\
  4. IPS 2\
  5. ips 5\
  6. IPS III SD Mengenal lingkungan Sekitar Nurhadi\
  7. IPS IV SD Mengenal lingkungan Sekitar Nurhadi\
  8. IPS V SD Mengenal Lingkungan Sekitar Nurhadi\
  9. IPS VI SD Mengenal Lingkungan Sekitar Nurhadi\
  10. IPS II\
  11. IPS III\
  12. IPS IV\
  13. IPS VI\
  14. IPS III\
  15. IPS SD I\
  16. IPS SD IV\
  17. IPS VI SD\
  18. IPS VI SD Sajimin\
  19. IPS SD Kelas2\
  20. IPS SD Kelas 4\
  21. IPS I\
  22. IPS II\
  23. IPS III\
  24. IPS V ok\
  25. Matematika – Edisi 1
  26. DUNIA MATEMATIKA SD KISMIANTI FINAL.pdf
  27. MATEMATIKA 1 SD PURNOMOSIDI FINAL.pdf
  28. MTK I DJAELANI FINAL.pdf
  29. MATEMATIKA II SD PURNOMOSIDI.pdf
  30. MAT 2 SD BUCHORI FINAL.pdf
  31. MTK KLS III NUR F FINAL.pdf
  32. MTK IV Burhan M Final.pdf
  33. MAT V SD YD SUMANTO.pdf
  34. MATEMATIKA V SD SOENARJO.pdf
  35. BERSAHABAT DENGAN MATEMATIKA VI SD A. DADI FINAL.pdf
  36. MTK Y.D SUMANTO FINAL.pdf

Matematika – Edisi 2

  1. Matematika 1 SD Dwi Priyo Utomo\
  2. MAT SD II\
  3. Senang Matematika SD 1\
  4. Matematika SD 3\
  5. MATEMATIKA SD V\
  6. GEMAR MAT SD 2\
  7. MATEMATIKA SD\
  8. MAT SD 5\

Matematika – Edisi 3

  1. Matematika II SD, Tri Dayat\
  2. Matematika III SD,Tri Dayat\
  3. Matematika II SD Fatkul Anam\
  4. Matematika IV SD, Fatkul Anam\
  5. Matematika I SD Wakino\
  6. Matematika III SD Suharyanto\
  7. MTK IV\
  8. MTK KLS 4\
  9. MTK 5\
  10. MTK KLS 6\
  11. MTK SD VI\
  12. Matematika IV SD\
  13. Matematika SD-1\
  14. Matematika SD-5\
  15. Matematika SD-6\
  16. MAT I\
  17. MAT I\
  18. MAT II\
  19. Matematika III SD, Titian Ilmu\
  20. GB Matematika SD IV\
  21. GB Matematika SD V\
  22. GB Matematika SD VI\
  23. Pintar Matematika SD-1 ok\
  24. Pintar Matematika SD-2 ok\
  25. Pintar Matematika SD-4 ok\
  26. GEMAR MATEMATIKA SD III ok\
  27. MATEMATIKA SD 4 oh ok\
  28. MAT SD VI\
  29. Mat 6\
  30. MTK SD II\
  31. MTK SD IV\
  32. MTK SD V\

PKn – Edisi 1

  1. PKN 1 Tijan.pdf
  2. PKN 1 Setiati.pdf
  3. PKN 1 Suliasih.pdf
  4. PKN 2 Lili Nurlaili.pdf
  5. PKN 2 Sajari.pdf
  6. PKN 2 Setiati.pdf
  7. PKN 3 Tijan.pdf
  8. PKN 3 Purwanto.pdf
  9. PKN 3 Prayoga-.pdf
  10. PKN 4 Prayoga-.pdf
  11. PKN 4 Sarjan.pdf
  12. PKN 4 Resi K.pdf
  13. PKN 5 Setiati.pdf
  14. PKN 5 Najib S.pdf
  15. PKN 5 Ikhwan SP.pdf
  16. PKN 6 Sunarso.pdf
  17. PKN 6 Resi K.pdf
  18. PKN 6 Setiati.pdf

PKn – Edisi 2

  1. PKN SD 1 BANGGA\
  2. PKN SD 2 BANGGA\
  3. PKN SD 3 BANGGA\
  4. PKN SD 5 BANGGA\
  5. Mari Belajar Kewarganegaraan III SD Najib Sulhan\
  6. PKN 2 SD Agus Sri Mulyanto\
  7. PKN SD 3\
  8. PKN SD 4\
  9. PKN SD 5\
  10. PKN SD 6\
  11. PKN SD 1\
  12. PKN SD 4\
  13. PKNSD 5\
  14. PKN SD 6\
  15. PKN SD 6\
  16. PPKN SD 1\

PKn – Edisi 3

  1. PKn SD 1\
  2. Pendidikan PKn I SD\
  3. PKn SD-III\
  4. PKn SD-VI\
  5. PKN II\
  6. PKN IV\
  7. PKN V\
  8. PKN I\
  9. PKN III\
  10. PKN IV\
  11. PKn V SD, PT. Adfale Prima Cipta\
  12. PKn SD Kelas IV\
  13. PKn SD Kelas V\
  14. PKn SD-4 ok\
  15. PKN SD II ok\
  16. PKN SD 6 oh ok\
  17. pkn 2\
  18. PKN KLS 3\
  19. PKN V\
  20. PKN VI\
  21. PKN I\
  22. PKN II\
  23. PKN IV\
  24. pkn kls 2\
  25. PKN 6\
  26. PKN SD II\

Posted in Pendidikan | Tagged: , , , , , | 2 Comments »

Kompor Tenaga Surya

Posted by haryvedca on June 25, 2010

Matahari adalah sumber energy terbesar dan utama bagi kehidupan kita, kita dapat memanen energy matahari secara cuma-cuma dan dengan teknologi yang sederhana. Indonesia sebagai negara yang terletak tepat dibawah garis katulistiwa mempunyai periode untuk memanen matahari lebih besar baik secara kuantitas maupun kualitasnya dibanding dengan kawasan yang tidak dilintasi oleh garis katulistiwa,

oleh karena itu penggunaan energy matahari dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang paling “dekat” untuk bisa kita manfaatkan sebagai sumber energy untuk memasak sehari-hari disaat harga minyak tanah, gas dan kayu yang terus naik.Ada berbagai macam jenis kompor matahari yang dapat kita gunakan untuk “memanen” energy matahari, diantaranya;

•Box cooker, kebanyakan dari kompor matahari jenis ini digunakan oleh sector rumah tangga di India.
• Parabolic/concentrator cooker, didesain sebagai konsentrator jenis ini dapat menghasilkan temperature panas yang sangat tinggi seperti api, sehingga sangat bahaya dan membutuhkan perhatian yang ekstra dalam penggunaannya. Biasanya digunakan untuk memasak dalam skala besar, dan pengguna kompor jenis ini kebanyakan di negara China.

Posted in Fisika | Tagged: , , , , | Leave a Comment »