MyBlog

Posts Tagged ‘motivasi’

Dari Tangerang Menaklukan Dunia

Posted by haryvedca on August 16, 2010

Hasil karyanya diakui NASA, dipakai sejumlah lembaga penting di dunia.

VIVAnews–WARSITO nyaris gila saat komputer kerjanya hangus terbakar disambar petir. Hanya satu laptop tersisa, dan itu juga tiba-tiba jebol. Ini cobaan berat: di komputer itu, hasil riset belasan tahun hilang tak berjejak.

Hampir sepekan dia berdiam diri di kamar. Mimpinya seperti kandas. Dia ingin menciptakan alat pemindai empat dimensi (4D) berbasis teknologi Electrical Capacitance Volume-Tomography (ECVT). Itu teknologi pemindaian tiga dimensi (3D), dengan obyek bergerak berkecepatan tinggi, sehingga menghasilkan citra 4D.

Getir. Tapi dia harus bangkit, dan tak boleh menyerah. Musibah itu memaksanya kembali membongkar arsip, dan catatan riset. Satu tim ahli dibentuknya membantu kerja besar itu. Mereka dari Center for Tomography Research Laboratory (CTECH Labs).

Barangkali itu hikmah di balik musibah. Sebelumnya, dia malas membongkar data yang tersimpan belasan tahun. Semuanya bertumpuk seperti bangunan tumpang tindih. Tak ada cara lain merapikannya, kecuali membongkar, dan membangun ulang dari nol. “Mungkin di sini kunci keberhasilan itu,” katanya kepada VIVAnews.

Pada 2004, riset itu kelar. Tapi masih dalam bentuk simulasi.
Meski begitu, temuan Warsito segera menjadi incaran sejumlah perusahaan terkemuka dunia. Teknologi pemindai 4D  pertama di dunia itu akhirnya dipatenkan di Amerika Serikat, dan lembaga paten internasional PTO/WO pada 2006.

Posted in Motivasi | Tagged: | Leave a Comment »

Orang Kediri Sukses di Negeri Jepang

Posted by haryvedca on August 16, 2010

Rumus matematikannya dipakai sejumlah perusahaan telekomunikasi dunia.

Wenseslaus Manggut

Dr. Khoirul Anwar (http://www.istecs.org)

VIVAnews – INSPIRASI besar memang bisa datang dari mana saja, termasuk dari film animasi untuk anak-anak. Anda mungkin tak pernah mengira, sebuah film anime Jepang ternyata bisa mengilhami penemuan penting yang merevolusi anggapan tak terpatahkan di jagat transmisi telekomunikasi nirkabel.

Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang.

Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.

Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.

“Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.

Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk “A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.”

Perhitungan efisiensi spektrum Dr Khoirul Anwar

Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball Goku sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang mampu mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay, maupun blok transmisi terdahulu, untuk melenyapkan distorsi data akibat interferensi gelombang.

Asisten Profesor berusia 31 tahun itu dapat mematahkan anggapan yang awalnya ‘tak mungkin’ di dunia telekomunikasi. Kini sebuah sinyal yang dikirimkan secara nirkabel, tak perlu lagi diperisai oleh guard interval (GI) untuk menjaganya kebal terhadap delay, pantulan, dan interferensi. Turbo equalizer-lah yang akan membatalkan interferensi sehingga receiver bisa menerima sinyal tanpa distorsi.

Read the rest of this entry »

Posted in Motivasi | Tagged: | Leave a Comment »

Kemana profesi mau dibawa?

Posted by haryvedca on July 7, 2010

Kemana profesi mau dibawa?
Isa Alamsyah

Cerita 1
Seorang wartawan citynews menghentikan kendaraannya ketika melihat kerumunan. Sepertinya ada kecelakaan. Karena begitu banyak orang mengerumuni korban, ia tidak bisa melihat kondisinya. Lalu muncul ide.
“Minggir, minggir, saya ayahnya korban!”
Langsung saja kerumunan membuka jalan, semua orang melihat pada dirinya.
Sang wartawan tersenyum dalam hati, ternyata strateginya berhasil.
Ia bisa menembus kerumunan dengan mudah. Wah saya memang wartawan penuh strategi, pikirnya bangga.
Ketika ia melihat korban, ternyata yang tergeletak adalah SEEKOR MONYET korban tabrak lari.

Cerita 2
Seorang guru ditangkap karena melanggar lampu merah.
Ketika berada di pegadilan, ia menceritakan kenapa ia melanggar lampu merah.
Nampaknya hakim tidak begitu peduli dengan bagaimana kasusnya, ia justru peduli dengan profesi sang pelanggar hukum.
“Apa profesi Anda?” Tanya sang hakim
“Saya Guru” jawab sang pelnaggar lampu merah.
“Ha ha ha, sudah 20 tahun lebih saya jadi hakim, saya belum pernah menghakimi seorang guru. Saya sudah tunggu-tuinggu masa ini. Ayo sekarang Bapak Guru, silahkan tulis ‘saya tidak akan melanggar lampu merah lagi’ sebanyak 1000 kali, sebagai bentuk hukumannya” seru Sang Hakim bagga, puas karena dendam masa lalunya terbayarkan.

Cerita 3
Seorang polisi lalu lintas yang baru saja bertugas di hari pertama didampingi seorang senior untuk penilaian uji kelayakan tugas di lapangan.
Tiba-tiba di satu jalan ia melihat orang berkerumun.
Wah tentu saja ini merupakan pengalaman baru yang akan menyenangkan.
Ia juga ingin mendapat penilaian bagus dari senior pendampingnya atas keberaniannya.
Segera ia mendatangi kerumunan dan membubarkannya.
“Ayo bubar-bubar, ada apa ini, saya polisi!” katanya.
Semua langsung bubar ketakutan. Sang polisi muda bangga karena berhasil menujukkan wibawanya. Tapi ternyata ia tidak melihat ada apa-apa.
Sang senior datang dan menepuk pundaknya
“Hebat ya kamu, baru pertama kali saya lihat ada polisi yang membubarkan orang sedang menunggu bis!”

Humor dan Hikmah
Kisah di atas hanya serpihan dari berbagai kisah bagaimana sebuah profesi bisa disalahgunakan.
Semua profesi sebenarnya punya peran, punya kekuatan, dan bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan.

Wartawan punya kekuatan dengan beritanya, ia bisa mempengaruhi opini masyarakat. Jika ia gunakan untuk membawa masyarakat pada kebaikan, maka akan memberi kebaikan, tapi jika digunakan sebagai corong kekuasaaan maka akan melegitimasi kekuatan politik.
Demikian juga penulis, pembicara, guru, dosen, dsb.

Hakim punya kekuatan untuk memperjuangkan keadilan. Seandainya semua hakim benar-benar memperjuangkan keadilan, maka makmurlah negeri ini.
Tapi ada juga oknum hakim yang menggunakan kekuasaaannya untuk kepentingan pribadi. Seperti contoh di atas, ia gunakan untuk membalas masa lalunya yang pernah dihukum guru dan dia balas ke guru manapun.

Polisi juga punya kekuatan untuk menegakkan keadilan. Jika semua polisi menjalankan tugas dengan profesional, maka amanlah negeri ini dan semua hidup dengan nyaman.
Demikian juga dengan tentara, pemadam kebakaran, petugas keamanan, dsb.

Jadi semua pekerjaaan punya kekuatan, punya peran untuk membangun sendi-sendi bangsa.
Tugas kita menjalankan tugas-masing masing secara profesional, bersinergi, untuk kemajuan bangsa.
Satu lagi, jangan gunakan wewenang yang di amanatkan untuk kepentingan pribadi.
Jika ada penyalahgunaaan wewenang, maka akan ada korbannya, masyarakat atau diri sendiri.

Apapun profesi Anda, berapapun Anda digaji, jika Anda sudah terima itu sebagai profesi, maka jalanilah dengan sepenuh Hati. No Excuse!
Di buku No Excuse Anda juga bisa lihat mereka yang mempunyai dedikasi tinggi sekalipun gaji mereka rendah, tapi justru itu membawa mereka ke puncak kesuksesan.

Ditunggu komentarnya: http://bit.ly/c9ZdVD

From facebook group

Posted in Motivasi | Tagged: , , | Leave a Comment »